Abstrak


Pre-apocalypse shelter dengan Pendekatan Floating Architecture di Surabaya


Oleh :
Joshua Jevon Angelino Setiawan - I0222074 - Fak. Teknik

menghadapi perubahan kondisi lingkungan di masa mendatang. Perancangan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode arsitektur eksperimental melalui pengumpulan data primer dan sekunder, studi literatur, analisis tapak, analisis pengguna, analisis ruang, serta eksplorasi desain. Konteks eksperimental digunakan untuk membangun skenario kondisi masa depan berdasarkan proyeksi perubahan iklim, kenaikan muka air laut, dan pertumbuhan populasi. Konsep perancangan dikembangkan melalui penerapan struktur Very Large Floating Structure (VLFS), sistem semi-submersible dan hybrid mooring sebagai dasar struktur terapung, serta konsep modularitas yang memungkinkan pengembangan dan penyesuaian kapasitas hunian. Perancangan juga mengintegrasikan sistem pengolahan air bersih, pengelolaan limbah, energi, deteksi bencana, dan sistem pendukung lainnya untuk menunjang kemandirian shelter. Hasil perancangan menghasilkan konsep shelter terapung yang bersifat modular, adaptif, dan dapat dikembangkan secara bertahap sebagai alternatif hunian dalam menghadapi keterbatasan lahan dan ancaman perubahan iklim di Kota Surabaya. Konsep ini diharapkan dapat menjadi gagasan arsitektural eksperimental dalam pengembangan hunian yang lebih resilien terhadap kondisi bencana dan perubahan lingkungan di masa depan.