Abstrak
Corporate Governance dan Cash Holding: Peran Mediasi Political Connection dan Agresivitas Pajak
Oleh :
An Nissa Regita Febriana - S432408001 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini mengkaji hubungan antara corporate governance yang diproksikan oleh age diversity, educational diversity, dan women on boards terhadap cash holding, serta menguji peran political connection dan agresivitas pajak sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder perusahaan sektor consumer cyclicals yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022 – 2024. Sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi data panel dengan EViews 12. Penelitian ini menggunakan analisis data panel melalui pendekatan Common Effect Model, Fixed Effect Model, dan Random Effect Model, dengan hasil uji Hausman yang menunjukkan bahwa Random Effect Model merupakan model yang paling sesuai. Pengujian mediasi dilakukan menggunakan pendekatan bertahap dengan membandingkan pengaruh langsung dan tidak langsung serta dikonfirmasi melalui uji Sobel untuk menilai signifikansi peran variabel mediasi dalam hubungan antara variabel independen dan dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa age diversity, educational diversity, dan women on boards berpengaruh positif terhadap cash holding dan tidak berpengaruh terhadap political connection. Sebaliknya, ketiga proksi dari corporate governance tersebut berpengaruh negatif terhadap agresivitas pajak. Selanjutnya, political connection tidak berpengaruh terhadap cash holding, sedangkan agresivitas pajak berpengaruh negatif terhadap cash holding. Adapun hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa political connection tidak mampu memediasi hubungan antara corporate governance dan cash holding. Sebaliknya, agresivitas pajak terbukti memediasi secara parsial hubungan tersebut. Temuan ini menunjukkan bahwa praktik corporate governance yang baik dapat meningkatkan kebijakan penyimpanan kas perusahaan secara langsung maupun melalui penurunan perilaku agresivitas pajak.