Abstrak
ORIENTASI PEMANGKU KEPENTINGAN TERHADAP PROPORSI LUASAN KAWASAN BERFUNGSI LINDUNG DI DAERAH ALIRAN SUNGAI URANG DAN BOYO
Oleh :
Shanly Rizki Sahara - H1021070 - Fak. Pertanian
DAS
Urang dan Boyo memegang peran penting bagi kehidupan manusia di Kabupaten
Batang. Kondisi DAS Urang dan Boyo utamanya pada aspek tata ruang dan
penggunaan lahan saat ini cukup mengkhawatirkan. Perencanaan pola ruang yang
kurang memerhatikan luasan kawasan lindung dan budidaya yang proporsional akan
memberikan tekanan pada lingkungan yang secara langsung berdampak pada keadaan
DAS. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi orientasi (persepsi,
motivasi, preferensi) pemangku kepentingan terhadap proporsi luasan kawasan
berfungsi lindung di Daerah Aliran Sungai Urang dan Boyo. Penelitian ini dilakukan
pada bulan Juli hingga Agustus tahun 2025 dengan pengumpulan data melalui
kuesioner, wawancara, observasi, dan studi literatur. Analisis yang digunakan
yaitu analisis kondisi kawasan berfungsi lindung, analisis orientasi pemangku
kepentingan, dan analisis korelasi pearson untuk mengetahui kekuatan antar
variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi luasan kawasan berfungsi lindung yang ada di DAS Urang dan Boyo
cukup rendah hanya sekitar 18,01% dari total luas DAS. Orientasi
pemangku kepentingan terhadap upaya mewujudkan proporsi kawasan berfungsi
lindung di DAS Urang dan Boyo adalah positif atau searah dengan skor rata-rata
4,4. Terdapat hubungan yang kuat dan
positif antar variabel, dengan hubungan terkuat ditemukan antara motivasi sosial dan preferensi sosial (r = 0,842).