Abstrak
Analisis Penerapan Model Quantum Teaching dengan Prinsip Tandur dalam Keaktifan Peserta Didik pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila
Oleh :
Maya Candra Dewi - K7122192 - Fak. KIP
Maya Candra Dewi, K7122192. ANALISIS PENERAPAN MODEL QUANTUM TEACHING
DENGAN PRINSIP TANDUR DALAM KEAKTIFAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN
PENDIDIKAN PANCASILA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
Sebelas Maret. Juli 2026.Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keaktifan peserta didik
dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, bertujuan menganalisis pelaksanaan
model Quantum Teaching dengan prinsip TANDUR di kelas IV SD N
Madyotaman, mengkaji keaktifan peserta didik, serta mengidentifikasi faktor
pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif
metode studi kasus tunggal holistik, dengan pengumpulan data melalui observasi
non-partisipatif pada dua pertemuan pembelajaran, wawancara mendalam dengan
guru kelas IV, dan dokumentasi, serta triangulasi sumber dan teknik. Hasil
penelitian menunjukkan model dilaksanakan secara sistematis melalui enam tahap
TANDUR (Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasikan, Ulangi, Rayakan) yang variatif
dan kontekstual, dengan keunikan strategi komunikasi pra-pembelajaran melalui
grup WhatsApp orang tua pada tahap Tumbuhkan. Penerapan model ini berdampak
positif terhadap keaktifan siswa pada enam dari tujuh indikator Nana Sudjana
(2005), meliputi keterlibatan dalam tugas, pemecahan masalah, bertanya, mencari
informasi, diskusi kelompok, dan penerapan pengetahuan, sementara aspek
refleksi diri belum terfasilitasi secara terstruktur. Faktor pendukungnya
meliputi motivasi dan antusiasme siswa, kompetensi dan kesiapan guru,
keterlibatan orang tua, ketersediaan media pembelajaran, serta kondisi fisik
kelas yang kondusif, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan
alokasi waktu 2 x 35 menit, siswa pasif akibat rendahnya kepercayaan diri,
beban administratif guru, dan keterbatasan dana reward berkelanjutan. Hasil
penelitian ini memperkuat teori konstruktivisme sosial Vygotsky, khususnya
konsep Zone of Proximal Development (ZPD), serta memberikan kontribusi
empiris terhadap teori keaktifan Nana Sudjana (2005). Simpulan penelitian ini
adalah penerapan model Quantum Teaching dengan prinsip TANDUR mampu
menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna dalam
mata pelajaran Pendidikan Pancasila, meskipun aspek refleksi diri peserta didik
masih perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang lebih terstruktur.