Abstrak


Pengaruh Aplikasi Biofertilizer Mikoriza dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Gylcine max L.) Varietas Detap 1


Oleh :
Sekar Dwi Ayuningtyas - H0722154 - Fak. Pertanian

“Pengaruh Aplikasi Biofertilizer Mikoriza dan Pupuk Kandang Ayam terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.) Varietas Detap 1”. Skripsi: Sekar Dwi Ayuningtyas((H0722154). Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Samanhudi, S.P., M.Si., ASEAN Eng., APEC Eng. Dan Andriyana Setyawati S.P., M.P., Ph.D. Program Studi: Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Kedelai (Glycine max L.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan yang berperan penting sebagai sumber protein nabati bagi masyarakat Indonesia. Kebutuhan kedelai terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk belum dapat diimbangi dengan produksi dalam negeri, sehingga impor kedelai masih dilakukan. Rendahnya produktivitas kedelai dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya kondisi tanah yang mengalami degradasi kesuburan. Tanah latosol banyak dijumpai di Indonesia memiliki kendala berupa tingkat keasaman tanah cukup tinggi, kandungan bahan organik rendah, serta rendahnya ketersediaan fosfor akibat terfiksasi oleh unsur Fe dan Al. Upaya yang dapat dilakukan untuk memperbaiki kondisi tersebut melalui pemberian biofertilizer mikoriza dan pupuk kandang ayam. Biofertilizer mikoriza mampu membantu tanaman meningkatkan penyerapan air dan unsur hara, terutama fosfor, melalui hifa yang memperluas daerah serapan akar. Pupuk kandang ayam mengandung unsur hara makro seperti nitrogen, fosfor, dan kalium dalam jumlah cukup tinggi serta mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Kombinasi pemberian mikoriza dan pupuk kandang ayam diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai varietas Detap 1 pada tanah latosol. Penelitian dilaksanakan pada bulan September - Desember 2025 di Laboratorium Pertanian UNS Jumantono, Desa Sukosari, Kecamatan Jumantono, Kabupaten Karanganyar. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama dosis biofertilizer mikoriza dengan 4 taraf, yaitu 0, 10, 15, dan 20 g/tanaman. Faktor kedua dosis pupuk kandang ayam dengan 3 taraf, yaitu 0, 15, dan 30 ton/ha. Kedua faktor dikombinasikan dan diperoleh 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Variabel yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, indeks luas daun, laju transpirasi, kandungan klorofil daun, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, jumlah polong per tanaman, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, bobot 100 biji, dan infeksi mikoriza. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis keragaman (ANOVA) taraf 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5% dan uji regresi apabila menunjukkan pengaruh nyata serta dilakukan uji korelasi untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan interaksi antara pemberian biofertilizer mikoriza dan pupuk kandang ayam tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai. Pemberian mikoriza memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, indeks luas daun, dan jumlah polong per tanaman. Pemberian pupuk kandang ayam juga berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan indeks luas daun. Sementara itu, parameter jumlah daun, kandungan klorofil daun, laju transpirasi, bobot segar brangkasan, bobot kering brangkasan, jumlah polong isi, jumlah polong hampa, dan bobot 1000 biji menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata.