Abstrak
PERANCANGAN WORKSTATION PENGEPRESAN BADAN MENGGUNAKAN METODE REBA DAN NORDIC BODY MAP (NBM) UNTUK MENURUNKAN RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) DI HOME INDUSTRY JAS HUJAN SUTIYEM
Oleh :
Bagus Rakha Pramuditya - I0322023 - Fak. Teknik
Industri
konveksi skala UMKM, khususnya home industry,
masih banyak menghadapi permasalahan ergonomi akibat ketidaksesuaian fasilitas
kerja dengan antropometri operator. Penelitian ini bertujuan untuk
mengidentifikasi tingkat risiko Musculoskeletal Disorders
(MSDs) pada operator pengepresan badan jas hujan di Home
Industry Jas Hujan Sutiyem serta merancang workstation ergonomis sebagai upaya
perbaikan. Metode yang digunakan meliputi kuesioner Nordic
Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi keluhan MSDs, metode Rapid Entire Body Assessment (REBA)
untuk menilai risiko postur kerja, dan pengukuran antropometri untuk menentukan
dimensi fasilitas kerja yang sesuai. Hasil penilaian REBA pada kondisi awal
menunjukkan bahwa tiga dari empat operator memperoleh skor 9 (high risk) dan satu operator
memperoleh skor 7 (medium risk).
Hasil kuesioner NBM menunjukkan keluhan MSDs tertinggi pada bagian pinggang,
betis, kaki, punggung, dan lengan bawah, yang disebabkan oleh aktivitas berdiri
dan membungkuk secara berulang dalam durasi panjang. Berdasarkan data
antropometri operator, dirancang kursi ergonomis dengan dimensi yang ditetapkan
melalui perhitungan persentil P50 dan P95. Simulasi postur kerja menggunakan software CATIA menunjukkan bahwa workstation usulan mampu menurunkan
skor REBA menjadi 3, yang termasuk dalam kategori low
risk. Hasil ini mengindikasikan bahwa perancangan workstation ergonomis berbasis
antropometri berpotensi signifikan dalam memperbaiki postur kerja dan
mengurangi risiko MSDs pada operator pengepresan badan jas hujan