Abstrak
Pengaruh Program Green Campus, Environmental Knowledge, dan Social Influence terhadap Circular Economy Behaviour pada Mahasiswa Universitas Sebelas Maret Surakarta
Oleh :
Rasyida Septi Arnetta - K7622092 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui apakah program green campus
berpengaruh terhadap circular economy behaviour mahasiswa Universitas Sebelas
Maret. (2) mengetahui apakah environmental knowledge berpengaruh terhadap
circular economy behaviour mahasiswa Universitas Sebelas Maret. (3) mengetahui
apakah social influence berpengaruh terhadap circular economy behaviour pada
mahasiswa Universitas Sebelas Maret. (4) mengetahui apakah program green
campus, environmental knowledge, dan social influence berpengaruh secara
simultan terhadap circular economy behaviour mahasiswa Universitas Sebelas
Maret. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik
proportional stratified random sampling. Populasi penelitian berjumlah 8.507
mahasiswa aktif dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas
Kedokteran, dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas
Maret, dengan sampel sebanyak 255 responden berdasarkan pedoman Yount
(1999). Data dikumpulkan melalui angket (kuesioner) daring menggunakan Google
Form yang disebarkan melalui WhatsApp group dan personal chat, kemudian
dianalisis menggunakan regresi linear berganda yang didahului uji prasyarat
analisis
meliputi
uji
normalitas,
linearitas,
multikolinearitas,
dan
heteroskedastisitas, serta diuji melalui uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Green Campus, environmental
knowledge, dan social influence masing-masing berpengaruh positif dan signifikan
terhadap circular economy behaviour mahasiswa, baik secara parsial maupun
simultan, dengan kontribusi ketiga variabel tersebut sebesar 49,1% (R² = 0,491),
sedangkan 50,9% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini.
Temuan ini mengindikasikan bahwa penguatan kebijakan Green Campus,
peningkatan pengetahuan lingkungan, dan penguatan pengaruh sosial dapat
mendukung terbentuknya circular economy behaviour pada mahasiswa