Abstrak


ANALISIS PENGARUH VARIASI KONFIGURASI GEOGRID TERHADAP SAFETY FACTOR DAN JEJAK KARBON PADA MECHANICALLY STABILIZED EARTH (MSE) WALL MENGGUNAKAN PLAXIS 2D


Oleh :
Naflah Aqilah Amru - I0122140 - Fak. Teknik

Kondisi lereng di kawasan Candidasa, Kabupaten Karangasem, Bali memerlukan sistem perkuatan yang mampu meningkatkan stabilitas serta mempertimbangkan dampak lingkungan yang dihasilkan. Penelitian ini mengevaluasi kinerja Mechanically Stabilized Earth Wall (MSE Wall) dengan variasi reinforcement length (RL), vertical spacing (SV), dan tipe geogrid (GT) berdasarkan stabilitas lereng dan carbon footprint. Analisis stabilitas dilakukan menggunakan PLAXIS 2D dengan model Hardening Soil, sedangkan perhitungan carbon footprint menggunakan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) pada tahap produksi material (A1–A3), transportasi (A4), dan konstruksi (A5). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh variasi MSE Wall menghasilkan nilai Safety factor (SF) di atas 1,50. Variasi reinforcement length dan vertical spacing memberikan pengaruh terhadap nilai SF, sedangkan perbedaan tipe geogrid memberikan pengaruh yang relatif kecil. Dari aspek lingkungan, carbon footprint terendah sebesar 1.182,94 kgCO₂e dihasilkan oleh konfigurasi RL1–SV3, sedangkan carbon footprint tertinggi sebesar 1.261,77 kgCO₂e dihasilkan oleh konfigurasi RL3–SV1. Berdasarkan analisis indeks efektivitas, konfigurasi RL3 SV1–GT1 menghasilkan indeks tertinggi sebesar 44,05% per 1.000 kgCO₂e, yang menunjukkan efektivitas tertinggi antara peningkatan stabilitas dan carbon footprint yang dihasilkan.