;

Abstrak


PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI VITAMIN D DAN MAGNESIUM SITRAT TERHADAP KADAR ROS DAN IL-2 DAN KETEBALAN TUNIKA INTIMA ARTERI FEMORALIS PADA TIKUS MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2


Oleh :
Lia Galih Yogya Tama - S212308002 - Fak. Kedokteran

PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI VITAMIN D DAN MAGNESIUM SITRAT TERHADAP KADAR ROS DAN IL-2 DAN KETEBALAN TUNIKA INTIMA ARTERI FEMORALIS PADA TIUS MODEL DIABETES MELITUS TIPE 2 ABSTRAK Latar Belakang: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik yang ditandai hiperglikemia dan berhubungan dengan stres oksidatif serta inflamasi kronis yang berperan dalam proses aterosklerosis. Vitamin D dan magnesium sitrat diketahui memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan, namun pengaruh kombinasi keduanya terhadap aterosklerosis pada DM tipe 2 masih belum banyak diteliti. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi vitamin D dan magnesium sitrat terhadap kadar reactive oxygen species (ROS), IL-2, dan ketebalan tunika intima arteri femoralis menggunakan USG Doppler pada tikus model DM tipe 2. Metode: Penelitian eksperimental laboratorik menggunakan tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi empat kelompok, yaitu KN (normal), Kneg (DM), Kpos (DM + metformin 9 mg/200 gBB/hari), dan KP (DM + magnesium sitrat 1,8 mg/200 gBB dan vitamin D 0,9 IU/200 gBB). Diabetes diinduksi menggunakan streptozotocin 45 mg/kgBB dan nicotinamide 110 mg/kgBB. Ketebalan tunika intima diukur menggunakan USG Doppler, sedangkan kadar ROS dan IL-2 dianalisis dengan Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA). Hasil: Pemberian kombinasi vitamin D dan magnesium sitrat pada kelompok KP secara signifikan menurunkan ketebalan tunika intima arteri femoralis dibanding kelompok negatif (p<0,05). Kadar ROS dan ekspresi IL-2 pada kelompok KP juga menurun signifikan dibanding Kneg. Kelompok KP menunjukkan hasil terbaik dengan nilai ketebalan tunika intima, kadar ROS, dan IL-2 paling rendah dibanding kelompok perlakuan lain, sedangkan kelompok metformin tetap menunjukkan efek protektif tetapi tidak sebaik kombinasi terapi. Kesimpulan: Kombinasi vitamin D dan magnesium sitrat mampu menekan stres oksidatif, inflamasi, dan penebalan tunika intima pada tikus model DM tipe 2.