Abstrak


DAMPAK SELEKSI KARYAWAN PRODUKSI UNTUK KINERJA KARYAWAN PRODUKSI DAN ETIKA KERJA KARYAWAN PRODUKSI DI PT BINTANG ASAHI TEXTIL INDUSTRI


Oleh :
Rafel Geraldo - V1623072 - Sekolah Vokasi

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis dampak proses seleksi karyawan produksi terhadap kinerja karyawan produksi dan etika kerja karyawan produksi di PT Bintang Asahi Textil Industri. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah ditemukan peningkatan jumlah produk cacat, serta pelanggaran etika kerja berupa aktivitas merokok di area produksi oleh karyawan yang tidak melampirkan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dalam berkas lamaran. Rumusan masalah yang dikaji adalah bagaimana dampak proses seleksi karyawan produksi terhadap kinerja karyawan produksi dan etika kerja karyawan produksi di perusahaan tersebut.Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga informan dari bagian HRD dan Personalia, observasi langsung di lapangan, serta telaah dokumen perusahaan. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan temuan dijamin melalui triangulasi sumber data dan konfirmasi ulang kepada narasumber.Hasil wawancara menunjukkan bahwa proses seleksi karyawan produksi secara prosedural telah memiliki tahapan seleksi berkas, wawancara, dan masa percobaan, namun pelaksanaannya belum konsisten akibat tekanan pemenuhan kebutuhan tenaga kerja secara cepat. Narasumber mengakui bahwa tes kesehatan fisik masih bersifat umum dan belum mencakup uji kestabilan motorik tangan, sehingga karyawan dengan kondisi motorik kurang stabil tetap lolos. Narasumber juga mengakui bahwa verifikasi SKCK tidak dilakukan secara ketat, tanpa sanksi tegas ketika pelamar tidak kunjung melengkapinya. Berdasarkan temuan tersebut, disimpulkan bahwa proses seleksi karyawan produksi yang belum optimal berdampak nyata terhadap rendahnya kinerja karyawan produksi dan lemahnya etika kerja karyawan produksi di PT Bintang Asahi Textil Industri. Perusahaan disarankan untuk menambahkan uji kestabilan motorik tangan dalam standar tes masa percobaan, menerapkan kebijakan wajib SKCK secara konsisten sejak awal proses seleksi, serta melakukan evaluasi berkala terhadap sistem seleksi agar kualitas sumber daya manusia dapat mendukung kinerja produksi dan budaya kerja yang beretika.