Abstrak


PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS X MATERI ENERGI ALTERNATIF MELALUI PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN CLASS OF CHAMPIONS (COC) DENGAN MODEL CONCEPTUAL UNDERSTANDING PROCEDURES (CUPs)


Oleh :
Salsa Erlinaningtyas - K2322076 - Fak. KIP

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan implementasi integrasi media pembelajaran berbasis game-based learning Class of Champions (CoC) dengan model Conceptual Understanding Procedures (CUPs) pada materi energi alternatif; serta (2) menganalisis profil tingkat pemahaman konsep siswa pascapenerapan kombinasi pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan jenis penelitian kualitatif. Subjek penelitian merupakan siswa kelas X-E5 SMA Negeri 6 Surakarta tahun ajaran 2026/2027. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes tertulis pemahaman konsep, wawancara terstruktur, observasi lapangan, dan dokumentasi. Validitas data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknis analisis data mengadopsi model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Penerapan sintaks model CUPs yang terintegrasi dengan fase media CoC (Kerja Individu-Memorize, Diskusi Kelompok- Recall, dan Diskusi Kelas-Examine) dapat terlaksana dengan sangat baik serta mampu membangun keterlibatan aktif, budaya kolaborasi, dan iklim kompetisi yang sehat di kelas. (2) Profil pemahaman konsep peserta didik bervariasi secara signifikan berdasarkan kategori kemampuan. Siswa berkategori tinggi mampu menguasai seluruh indikator pemahaman konsep (interpretasi, mencontohkan, mengklasifikasi, menggeneralisasi, inferensi, membandingkan, menjelaskan) secara ilmiah dan mandiri serta mampu memberikan solusi penyimpanan energi (energy storage). Siswa kategori sedang memiliki pemahaman fungsional yang baik, namun masih menyimpan miskonsepsi tertentu (seperti asumsi bahwa panel surya bekerja berbasis suhu panas matahari bukan panjang gelombang cahaya). Sementara itu, siswa kategori rendah mengalami hambatan interpretasi serius, gagal melakukan generalisasi ilmiah, serta mengalami miskonsepsi fundamental (terjebak pada pemikiran bahwa energi alternatif adalah energi buatan manusia yang dapat habis jika saklar lampu tidak dimatikan). Integrasi media CoC dan model CUPs terbukti efektif memetakan pemahaman serta mereduksi miskonsepsi abstrak siswa pada materi energi alternatif.