Abstrak


Pengaplikasian Pupuk Organik Cair Urin Kelinci terhadap Pertumbuhan Bibit dan Kelayakan Usaha Bibit Terung Ungu (Solanum melongena L.)


Oleh :
Auliya Diah Ayuni Jasmin Kingkin - V4123014 - Sekolah Vokasi

Terung ungu (Solanum melongena L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi dan peluang pengembangan yang cukup baik. Peningkatan produksi terung perlu didukung oleh ketersediaan bibit yang berkualitas, sehat, dan seragam. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung pertumbuhan bibit adalah pemberian pupuk organik cair (POC) urin kelinci yang mengandung unsur hara makro, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Selain aspek teknis budidaya, kegiatan pembibitan terung ungu juga berpotensi dikembangkan sebagai usaha agribisnis. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengaplikasian POC urin kelinci terhadap pertumbuhan bibit terung ungu serta mengetahui kelayakan usaha pembibitan bibit terung ungu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu P0 sebagai kontrol tanpa pemberian POC urin kelinci dan P1 dengan pemberian POC urin kelinci konsentrasi 90 ml/L. Parameter pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi bibit dan pertumbuhan bibit selama masa pembibitan. Analisis usaha dilakukan dengan menghitung biaya produksi, penerimaan, pendapatan, dan kelayakan usaha pembibitan bibit terung ungu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian POC urin kelinci pada konsentrasi 90 ml/L memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan bibit terung ungu dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Berdasarkan analisis usaha, kegiatan pembibitan bibit terung ungu memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai usaha agribisnis. Dengan demikian, pengaplikasian POC urin kelinci dapat menjadi salah satu alternatif dalam mendukung pertumbuhan bibit terung ungu sekaligus memberikan peluang pengembangan usaha pembibitan.