Abstrak


Kesesuaian Penerapan Konsep Livability dalam Meningkatkan Kualitas Ruang Publik di Kota Surakarta


Oleh :
Raditya Arridho Rasyaad - I0622062 - Fak. Teknik

Ruang publik memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas sosial masyarakat perkotaan, salah satunya Alun-Alun Selatan Kota Surakarta yang telah mengalami revitalisasi pada Maret 2025. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kesesuaian penerapan konsep livability dalam meningkatkan kualitas ruang publik di Alun-Alun Selatan Kota Surakarta pasca revitalisasi. Konsep livability dalam penelitian ini dikaji melalui lima variabel yang dikelompokkan menjadi dua aspek, yaitu livability fisik (aksesibilitas dan kualitas infrastruktur) serta livability non-fisik (keamanan, kualitas sosial, dan interaksi sosial). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui kuesioner kepada 96 responden pengunjung. Data dianalisis menggunakan teknik skoring dan pembobotan untuk mengetahui tingkat kesesuaian tiap variabel maupun secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian penerapan konsep livability di Alun-Alun Selatan Kota Surakarta mencapai 91,7%, yang termasuk dalam kategori "Sangat Tinggi". Hasil tersebut menunjukkan bahwa kondisi Alun-Alun Selatan pasca revitalisasi telah memiliki tingkat kesesuaian yang sangat tinggi terhadap konsep livability, baik dari aspek fisik maupun non-fisik. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, khususnya terkait pengelolaan keamanan dan penataan pedagang kaki lima. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam pengelolaan dan pengembangan ruang publik yang berkelanjutan di Kota Surakarta.