Abstrak
Desain Interior Wisata Rumah Jamu dengan Konsep Neo Vernakular di Nguter Sukoharjo
Oleh :
Maria Luciana Paju - C0822044 - Fak. Seni Rupa dan Desain
Konsumerisme yang semakin meningkat dikalangan generasi Z di Indonesia sehingga telah
mengubah preferensi konsumsi mereka ke arah produk instan sehingga telah mengurangi
apresiasi terhadap nilai -nilai tradisonal seperti jamu. Jamu kini menjadi terancam punah
di era modern ini karena citra yang kurang menarik bagi generasi muda. Kabupaten
Sukoharjo yang dikenal sebagai pusat industri jamu memiliki potensi besar yang perlu
dikembangkan dengan konsep yang lebih modern agar tetap ada kearifan lokal yang masih
melekat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang konsep wisata rumah jamu di kabupaten
Sukoharjo khususnya Ngunter dengan konsep neo vernakular. Strategi ini diharapkan untuk
melestarikan budaya sekaligus mengembangan ekonomi kreatif yang sesuai dengan gaya
hidup generasi muda melalui desain interior berkonsep neo - vernakular. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini dengan melakukan studi literatur, observasi terhadap
potensi lokal, programming, skematik, pengembangan desain dan presentasi. Tujuannya
adalah menciptakan desain interior terkait jamu yang manarik generasi Z dengan konsep
neo - vernakular. Hasil dari perencangan ini menunjukan bahwa konsep desain neo -
vernakular yang menggabungkan elemen tradisional dan moder dapat menghidupkan
kembali identitas lokal. Hal ini dilakukan dengan melalui pengaturan ruang, penggunaan
ornamen simbolis, dan penerapan teknologi modern. Selain itu, konsep ini juga
menyediakan ruang untuk edukasi, area swafoto bertema herbal, dan kedai jamu yang lebih
modern. Dengan demikian konsep wisata rumah jamu dengan konsep neo – vernakular
menjadi efektif sebagai media pelestarian budaya. Konsep ini dapat menjadi model
strategis dalam menggabungkan tradisi, teknologi dan preferensi generasi Z untuk
mendorong gaya hidup sehat, sadar lingkungan, dan berkomitmen pada pelestarian warisan
budaya Indonesia.