Abstrak
ANALISIS EMPIRIS DAN NUMERIS POTENSI PENURUNAN TANAH AKIBAT DRAWDOWN AIR TANAH PADA LAHAN PERTANIAN DI GROBOGAN
Oleh :
Muhammad Rizky Febriansyah - I0122128 - Fak. Teknik
Air tanah merupakan sumber daya vital bagi lahan
pertanian di Kabupaten Grobogan yang mengandalkan 44 sumur dangkal untuk
irigasi pada musim kemarau. Pemompaan intensif menyebabkan penurunan muka air
tanah (drawdown) yang mengurangi tekanan air pori, meningkatkan tegangan
efektif tanah, dan memicu konsolidasi yang berpotensi menimbulkan penurunan
permukaan tanah (land subsidence). Penelitian ini bertujuan menganalisis
karakteristik parameter tanah, perubahan tekanan air pori akibat drawdown,
dan besarnya potensi penurunan tanah yang terjadi. Parameter tanah diperoleh
melalui pengujian laboratorium dan korelasi empiris, kemudian dianalisis
menggunakan metode analitik konsolidasi satu dimensi (1D) Terzaghi dengan drawdown
formula Thiem, serta pemodelan numerik PLAXIS 2D model
konstitutif Soft Soil pada analisis Fully Coupled Flow-Deformation.
Hasil pengujian laboratorium menunjukkan tanah lokasi penelitian terklasifikasi
sebagai lanau elastis (MH) dengan indeks plastisitas 28,07%, indeks
kompresi (Cc) 0,28, indeks pengembangan (Cr) 0,08, dan angka pori
awal (e0) 1,163. Hasil analisis menunjukkan drawdown sebesar 1,180 m (Thiem)
dan 2,919 m (PLAXIS 2D, t = 128 hari). Penurunan konsolidasi primer
hasil Terzaghi 1D sebesar 36,51 mm, sedangkan PLAXIS 2D menunjukkan
penurunan vertikal maksimum 25,15 mm dan perpindahan total 26,87 mm. Selisih
hasil kedua metode sebesar 45,2% (Terzaghi lebih besar ≈1,45 kali) disebabkan
oleh perbedaan besaran drawdown input dan dimensi analisis, di mana PLAXIS
2D memperhitungkan disipasi tegangan efektif secara radial yang tidak diperhitungkan dalam pendekatan 1D. Analisis plastic points tidak
menemukan failure point dan nilai Safety Factor (Σ????????????)
lebih dari 500, mengindikasikan tanah dalam kondisi stabil tanpa risiko
keruntuhan geser akibat aktivitas pemompaan.