Abstrak


Investigasi Sifat Fisik dan Kinerja Aspal Pen 60/70 Termodifikasi Minyak Sawit Mentah (Crude Palm Oil)


Oleh :
Chiara Putri Febria - I0122049 - Fak. Teknik

Aspal penetrasi 60/70 merupakan bahan pengikat yang banyak digunakan pada perkerasan jalan, tetapi karakteristiknya dapat berubah akibat kondisi temperatur sehingga diperlukan modifikasi untuk meningkatkan kinerja pengikat. Crude Palm Oil (CPO) merupakan salah satu bahan berbasis minyak nabati yang berpotensi digunakan sebagai bahan pemodifikasi aspal. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh alternatif bahan pemodifikasi berbasis sumber daya terbarukan sekaligus mengevaluasi karakteristik aspal hasil modifikasi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan sifat fisik dan kinerja aspal penetrasi 60/70 akibat penambahan CPO, mengidentifikasi perubahan gugus fungsi melalui Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR), mengevaluasi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca melalui Life Cycle Assessment (LCA), serta menentukan kadar CPO optimum berdasarkan keseluruhan hasil pengujian.Penelitian dilakukan dengan memodifikasi aspal penetrasi 60/70 menggunakan CPO pada kadar 0%, 2%, 4%, dan 6%. Pengujian meliputi penetrasi, titik lembek, daktilitas, titik nyala, titik bakar, berat jenis, kelekatan, viskositas, tahanan geser, serta analisis Penetration Index (PI), stiffness bitumen, dan FTIR. Analisis LCA dilakukan dengan batas sistem cradle-to-laboratory gate untuk mengevaluasi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar CPO 4% merupakan kadar optimum dengan nilai viskositas 494,8 cSt, tahanan geser 3,23 Pa, titik lembek 52,67°C, dan Penetration Index sebesar 0,0. Nilai stiffness bitumen pada kadar tersebut sebesar 10,0 MPa. Hasil FTIR menunjukkan bahwa struktur kimia dasar aspal tetap dipertahankan dengan munculnya gugus karbonil (C=O) pada campuran CPO 4%. Berdasarkan keseluruhan hasil pengujian, CPO 4% memberikan kinerja terbaik dan direkomendasikan sebagai kadar optimum pada penelitian ini.