Abstrak
Analisis Pengaruh Penerapan Stepped Speed Limit terhadap Kinerja Operasional Lalu Lintas pada Zona Pekerjaan Jalan Tol
Oleh :
Arya Saputra - I0122030 - Fak. Teknik
Aktivitas
pemeliharaan perkerasan jalan tol umumnya menyebabkan penutupan atau
penyempitan lajur lalu lintas sehingga terjadi penurunan kecepatan, tundaan,
antrean, dan penurunan kapasitas jalan. Pengaturan kecepatan pada zona
pekerjaan pemeliharaan tersebut umumnya masih menggunakan metode konvensional
berupa rambu tunggal, yang menyebabkan penurunan kecepatan kendaraan terjadi
secara mendadak. Stepped Speed Limit (SSL) merupakan metode alternatif
yang menurunkan kecepatan kendaraan secara bertahap melalui tiga rambu
peringatan sebelum kendaraan memasuki zona pekerjaan. Penelitian ini bertujuan
menganalisis pengaruh penerapan SSL terhadap kinerja operasional lalu lintas
dibandingkan dengan metode konvensional pada berbagai kondisi arus lalu lintas
di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Dalam Kota segmen KM 5+000 sampai KM 7+000
arah timur. Ketiga rambu SSL ditempatkan secara berurutan pada kecepatan 80
km/jam, 60 km/jam, dan 40 km/jam, dengan jarak antar-rambu yang ditentukan
melalui proses trial and error, yaitu 300 m dan 350 m, serta jarak 200 m
dari rambu terakhir menuju lokasi pekerjaan. Model simulasi mikroskopis disusun
menggunakan perangkat lunak PTV VISSIM, dikalibrasi dan divalidasi
terhadap data survei lapangan dengan nilai GEH 2,0 dan galat waktu tempuh
sebesar 14,7%. Simulasi dilakukan pada delapan skenario kombinasi metode
pengaturan kecepatan dan empat kondisi arus lalu lintas (eksisting, +10%, +20%,
+30%) dengan sepuluh replikasi per skenario, sehingga menghasilkan 80 data
untuk setiap indikator kinerja. Data dianalisis secara statistik menggunakan
desain faktorial 2×4 melalui uji Two-Way Analysis of Variance (Two-Way
ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode SSL menghasilkan kinerja
operasional lalu lintas yang lebih baik daripada metode konvensional. Pada
kondisi eksisting hingga peningkatan arus 10%, penerapan SSL meningkatkan
kecepatan rata-rata hingga 3,89%, menurunkan tundaan hingga 79,64%,
memperpendek panjang antrean hingga 99,25%, dan mempersingkat waktu tempuh
hingga 6,79%, dengan perbedaan yang signifikan pada seluruh indikator kinerja.
Oleh karena itu, metode SSL dapat direkomendasikan sebagai strategi Temporary
Traffic Management pada zona pekerjaan pemeliharaan jalan tol dengan
tingkat kejenuhan rendah hingga sedang.