Abstrak
IDENTIFIKASI WASTE MATERIAL PADA PELAKSANAAN PEKERJAAN RUMAH SAKIT HERMINA SALATIGA MENGGUNAKAN METODE BORDA, ZERO-ONE, DAN ROOT CAUSE ANALYSIS
Oleh :
Baruna Dewa Brata - I0122044 - Fak. Teknik
Baruna Dewa Brata, 2026. Identifikasi Waste material Pada Pelaksanaan Pekerjaan Rumah Sakit Hermina Salatiga Menggunakan Metode Borda, Zero-One, Dan Root Cause Analysis. Tugas Akhir Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pemborosan (waste) dalam proyek konstruksi merupakan aktivitas yang mengonsumsi sumber daya tanpa memberikan nilai tambah, sehingga berpotensi menyebabkan pembengkakan biaya dan keterlambatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi variabel waste dominan, menentukan peringkat prioritas, serta menganalisis akar penyebab waste pada pelaksanaan pekerjaan Rumah Sakit Hermina Salatiga. Metode yang digunakan adalah Borda untuk pemeringkatan variabel berdasarkan akumulasi poin preferensi responden, Zero-One untuk pembobotan kepentingan melalui perbandingan berpasangan, dan Root Cause Analysis (RCA) dengan teknik 5-Why's untuk penelusuran akar masalah. Data primer diperoleh dari kuesioner dan wawancara terhadap 30 responden, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen proyek. total Hasil analisis menunjukkan material Homogeneous Tile (HT) memiliki waste level tertinggi (33,99%) dengan nilai material sisa Rp628.022.500, atau 88,36% dari nilai sisa proyek. Integrasi metode Borda dan Zero-One menetapkan inventory sebagai variabel prioritas sangat tinggi (skor 0,450), diikuti overproduction (0,322), waiting (0,161), dan defect (0,067). RCA mengungkap akar penyebab utama waste inventory adalah belum optimalnya sistem perencanaan kebutuhan material dan pengendalian persediaan akibat lemahnya koordinasi serta tidak tersedianya prosedur operasional terintegrasi. Penelitian merekomendasikan penerapan sistem inventory control terintegrasi, penyusunan SOP pengendalian material, dan peningkatan koordinasi antar tim untuk meminimalkan pemborosan.