Abstrak
Pengaruh Variasi Resin Epoxy dan Fly Ash 5% sebagai Substitusi Semen terhadap Kuat Tekan dan Modulus Elastisitas Polymer Cement Concrete
Oleh :
Muhammad Tristan Ath Thaariq - I0122131 - Fak. Teknik
Perkembangan sektor konstruksi menuntut adanya inovasi material yang memiliki
kekuatan tinggi, durabilitas baik, dan lebih ramah lingkungan. Beton sebagai
material konstruksi utama masih memiliki kelemahan berupa porositas yang dapat
memengaruhi kekuatan dan ketahanannya. Oleh karena itu, dikembangkan Polymer
cement concrete (PCC) dengan penambahan resin epoxy untuk meningkatkan
kualitas ikatan beton serta penggunaan fly ash 5% sebagai substitusi sebagian
semen. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi resin epoxy
terhadap kuat tekan dan modulus elastisitas beton PCC.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental di laboratorium
dengan variasi resin epoxy sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6% dari berat semen. Benda
uji berupa silinder beton berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Pengujian kuat tekan
dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari menggunakan Compression Testing
Machine (CTM), sedangkan pengujian modulus elastisitas dilakukan pada umur 28
hari menggunakan compressometer. Selain itu, dilakukan pengujian slump untuk
mengetahui workability beton segar.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan resin epoxy menyebabkan nilai
slump cenderung menurun seiring meningkatnya kadar resin. Nilai kuat tekan beton
PCC pada variasi resin epoxy 0%, 2%, 4%, dan 6% berturut-turut sebesar 30,82
MPa, 32,54 MPa, 37,04 MPa, dan 31,45 MPa. Nilai optimum diperoleh pada variasi
resin epoxy 4% dengan peningkatan sebesar 20,19% terhadap beton kontrol. Nilai
modulus elastisitas berturut-turut sebesar 9036,18 MPa, 11651,51 MPa, 12211,33
MPa, dan 10781,89 MPa, dengan nilai optimum juga terjadi pada variasi resin
epoxy 4%.
Penambahan resin epoxy pada kadar optimum mampu meningkatkan kualitas ikatan
antar material penyusun beton sehingga menghasilkan struktur beton yang lebih
padat dan meningkatkan sifat mekanik beton. Namun, penggunaan resin epoxy
secara berlebihan menyebabkan peningkatan viskositas campuran dan menghambat
proses hidrasi semen, sehingga menurunkan kuat tekan dan modulus elastisitas
beton.