Abstrak


Efektivitas Konseling Kelompok Rational Emotive Behavior Therapy untuk Mengatasi Kemalasan Sosial Siswa Kelas VIII di MTs N 3 Purworejo


Oleh :
Naura Fitrotul Amna - K3122061 - Fak. KIP

Tingginya kemalasan sosial pada siswa kelas VIII di MTs N 3 Purworejo ditandai dengan penurunan usaha yang berkaitan dengan kurangnya motivasi dan kurangnya jarak kedekatan psikis ataupun fisik antar anggota kelompok. Hal ini menyebabkan munculnya perilaku kemalasan sosial berupa menumpang hasil kerja anggota lain, menarik diri dari kelompok, serta menghindari tugas kelompok. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas konseling kelompok rational  emotive behavior therapy untuk mengatasi kemalasan sosial siswa kelas VIII di MTs N 3 Purworejo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif metode eksperimen dengan desain pre-test post-test pada dua kelompok yakni kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian yakni siswa kelas VIII E, F, G, dan H berjumlah 14 siswa, dipilih melalui teknik sampling purposive yang dibagi menjadi 2 yakni 7 siswa dalam kelompok eksperimen dan 7 siswa dalam kelompok kontrol. Teknik pengumpulan data mengggunakan instrumen self-report kemalasan sosial yang dikembangkan oleh peneliti dan telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan gain score dan uji Mann–Whitney. Rata-rata skor pre-test kelompok eksperimen yakni sebesar 85,41 menurun menjadi 51,00 pada skor post-test  dengan rata-rata gain score sebesar 34,14. Sedangkan rata-rata skor pre-test kelompok kontrol sebesar 81,43 menurun menjadi 64,57 pada skor post-test dengan rata-rata gain score sebesar 16,86. Sehingga rata-rata selisih skor penurunan kemalasan sosial kelompok eksperimen lebih besar senilai 17,28 dari kelompok kontrol. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) = 0,003 (<0,005) yang berarti hipotesis (Ha) diterima, sehingga konseling kelompok rational emotive behavior therapy efektif untuk mengatasi kemalasan sosial siswa kelas VIII di MTs N 3 Purworejo. Saran bagi guru BK dapat menerapkan layanan konseling kelompok rational emotive behavior therapy yang sesuai dengan buku panduan eksperimen  untuk mengatasi kemalasan sosial siswa. Bagi peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut dengan cakupan subjek yang lebih luas, metode yang lebih baik, atau mengombinasikan teknik maupun media tambahan guna menurunkan tingkat kemalasan sosial siswa.