Abstrak


PELINDUNGAN HUKUM TERHADAP KORBAN TINDAK PIDANA KEKERASAN SEKSUAL (Studi Putusan Nomor 281/Pid.B/2024/PN Sim): SEBUAH KAJIAN VIKTIMOLOGI


Oleh :
Rafi Nurzaki Fauzan - E0022386 - Fak. Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis klasifikasi korban serta pelindungan hukum terhadap korban tindak pidana kekerasan seksual dalam Putusan Nomor 281/Pid.B/2024/PN Sim berdasarkan perspektif viktimologi. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan fokus pada kajian norma, aturan hukum dan teori. Pendekatan yang digunakan meliputi perundang - undangan, studi kasus, dan konseptual, dengan bahan hukum primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui studi kepustakaan. Analisis dilakukan secara deduktif menggunakan metode silogisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa korban tergolong biologically weak victims dan socially weak victims akibat ketimpangan relasi kuasa dan/atau gender, serta unrelated victims karena tidak adanya hubungan dengan salah satu pelaku. Tindak pidana diklasifikasikan sebagai sadistic rape dan domination rape, serta dianalisis melalui teori femisida dan teori aktivitas rutin yang menegaskan tidak adanya unsur victim precipitation. Pelindungan hukum diberikan melalui keadilan retributif dan restoratif. Keadilan retributif diwujudkan melalui pemidanaan pelaku berdasarkan Undang - Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual, sehingga memberikan kepastian hukum. Keadilan restoratif diwujudkan melalui pemberian restitusi yang difasilitasi LPSK, meskipun mengalami penyesuaian akibat pemisahan berkas perkara. Restitusi mencakup kerugian materiil dan imateriil serta biaya pemulihan korban. Dengan demikian, putusan ini telah mencerminkan pelindungan hukum yang mengintegrasikan pemidanaan pelaku dan pemulihan korban.