Abstrak
Evaluasi Implementasi Sistem Zonasi Sekolah Menengah Atas Negeri di Kabupaten Purworejo
Oleh :
Dima Rahmawati - I0622026 - Fak. Teknik
Kebijakan
sistem zonasi merupakan peraturan yang digunakan untuk memberikan kesempatan
kepada anak usia sekolah dapat mengakses satuan pendidikan di dekat tempat
tinggal. Di Indonesia, implementasi kebijakan sistem zonasi mengalami berbagai
permasalahan sehingga muncul isu-isu seperti layanan satuan pendidikan tidak
merata, ketimpangan kemampuan daya tampung, serta aksesibilitas peserta didik
yang rendah. Hal ini serupa juga terjadi di Kabupaten Purworejo, sebanyak 7
dari total 16 kecamatan tidak memiliki satuan pendidikan SMA Negeri.
Ketidakmerataan persebaran SMA Negeri ini juga menjadi salah satu faktor
rendahnya partisipasi pendidikan pada jenjang SMA Negeri di Kabupaten Purworejo
pada T.A. 2024/2025. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi
kebijakan sistem zonasi SMA Negeri di Kabupaten Purworejo T.A. 2024/2025. Jenis
dan pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif deduktif, dengan variabel-variabel
yang digunakan yaitu jangkauan layanan, kemampuan daya tampung, dan
aksesibilitas layanan. Analisis yang digunakan mencakup overlay, buffer,
thiessen polygon, kemampuan daya tampung, closest facility,
dan statistik deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar kecamatan
memiliki ketidaksesuaian antara kebijakan sistem zonasi dengan kondisi layanan
eksisiting SMA Negeri di Kabupaten Purworejo. Dari hasil evaluasi didapatkan
bahwa kecamatan yang memiliki ketidaksesuaian secara konsisten pada ketiga
variabel yaitu Kecamatan Bruno dan Kecamatan Kaligesing. Kedua kecamatan ini
menjadi wilayah prioritas yang memerlukan penambahan satuan pendidikan sehingga
dapat mengoptimalkan implementasi kebijakan sistem zonasi di Kabupaten
Purworejo. Hasil penelitian ini menjadi bahan pertimbangan bagi instansi
terkait untuk menyesuaikan kembali kebijakan sistem zonasi khususnya mengenai
kebijakan penetapan wilayah zonasi di Kabupaten Purworejo.