Abstrak


Analisis Representasi Nilai Karakter dalam Cerita Anak Karya Peserta Didik Kelas V SDN Kartasura 01


Oleh :
Fatwa Azzahra - K7122122 - Fak. KIP

Fatwa Azzahra. K7122122. Pembimbing : Dr. Septi Triyani S.Si., M.Pd. ANALISIS REPRESENTASI NILAI KARAKTER DALAM CERITA ANAK KARYA PESERTA DIDIK KELAS V SDN KARTASURA 01. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret, Juni 2026. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan representasi nilai karakter dalam cerita anak karya peserta didik kelas V SDN Kartasura 01, dan (2) mengidentifikasi nilai karakter yang paling dominan muncul dalam cerita anak karya peserta didik kelas V SDN Kartasura 01 berdasarkan dimensi profil lulusan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data penelitian berupa cerita anak karya peserta didik kelas V SDN Kartasura 01 sebagai data utama dan hasil wawancara peserta didik sebagai data pendukung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita anak karya peserta didik kelas V SDN Kartasura 01 merepresentasikan nilai karakter yang tercermin dalam delapan dimensi profil lulusan, dengan lima dimensi yang paling dominan muncul, yaitu kolaborasi (87,0%), komunikasi (82,6%), keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (69,6%), kewargaan (60,9%), dan kemandirian (52,2%), sedangkan dimensi penalaran kritis, kesehatan, dan kreativitas muncul dengan frekuensi yang lebih rendah. Nilai-nilai tersebut ditunjukkan melalui sikap dan perilaku dalam cerita, seperti berdoa dan bersyukur, bersikap jujur, peduli terhadap orang lain, menghargai orang lain, bekerja sama, bertanggung jawab, serta menyampaikan pendapat dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa cerita anak karya peserta didik kelas V SDN Kartasura 01 mampu merepresentasikan nilai karakter, dengan dimensi kolaborasi, komunikasi, keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, dan kemandirian sebagai dimensi yang paling dominan. Kegiatan menulis cerita anak dapat menjadi salah satu media literasi yang mendukung penguatan pendidikan karakter peserta didik di sekolah dasar.