Abstrak


Penerapan High-Tech Stage System pada Performing Arts Center di Kabupaten Banyuwangi


Oleh :
Amellia Ersa Mayori - I0222018 - Fak. Teknik

Perkembangan pertunjukan seni dalam konteks wisata budaya di Indonesia umumnya menekankan inovasi pada aspek performatif, seperti koreografi, musik, akting, dan tata artistik, sementara ruang pementasan masih kerap diposisikan sebagai wadah pasif yang tidak berperan aktif dalam membangun narasi. Sementara itu, panggung memiliki potensi untuk menjadi medium spasial yang turut membentuk suasana, transisi adegan, dan pengalaman emosional penonton. Kondisi ini relevan dengan Banyuwangi yang memiliki kekayaan budaya lokal, namun belum didukung fasilitas pertunjukan yang mampu menghadirkan pengalaman pementasan imersif melalui sistem panggung yang adaptif terhadap kebutuhan cerita. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan High-Tech Stage System pada perancangan Performing Arts Center di Kabupaten Banyuwangi sebagai strategi menghadirkan pertunjukan yang lebih imersif melalui pementasan legenda Sri Tanjung, kisah yang melatarbelakangi asal-usul nama Banyuwangi. Metode yang digunakan adalah pendekatan perancangan arsitektur dengan analisis kebutuhan ruang pertunjukan, studi naratif cerita, dan kajian sistem panggung berteknologi tinggi meliputi revolving stage, lift hidrolik, automated lighting, dan integrasi multimedia. Hasil kajian menunjukkan bahwa teknologi panggung tidak hanya berfungsi sebagai perangkat teknis, tetapi juga sebagai instrumen naratif yang memungkinkan ruang panggung bertransformasi mengikuti perkembangan adegan, perubahan latar, dan intensitas dramatik cerita. Dengan demikian, inovasi pertunjukan tidak hanya terletak pada kualitas pemeran, tetapi juga pada desain panggung.