Abstrak
Penerapan Pendekatan Deep Learning dengan Media Interaktif Assemblr Edu Berbasis Augmented Reality (AR) untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPAS Pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar
Oleh :
Sheiyla Anggraeni Indayana - K7122298 - Fak. KIP
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan
prinsip-prinsip penerapan Pendekatan Deep Learning dengan Media
Interaktif Assemblr Edu berbasis Augmented Reality (AR) dalam
meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V Sekolah Dasar;
(2) meningkatkan motivasi belajar IPAS melalui Pendekatan Deep learning dengan
Media Interaktif Assemblr Edu berbasis Augmented Reality (AR)
pada siswa kelas V Sekolah Dasar; (3) meningkatkan hasil belajar IPAS melalui
Pendekatan Deep learning dengan Media Interaktif Assemblr Edu berbasis
Augmented Reality (AR) pada siswa kelas V Sekolah Dasar; dan (4) mendeskripsikan
kendala dan solusi yang ditemukan dalam penerapan Pendekatan Deep Learning dengan
Media Interaktif Assemblr Edu berbasis Augmented Reality (AR)
untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas V Sekolah
Dasar. Penelitian
ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaboratif dengan subjek guru dan
siswa kelas VB SD Negeri Karangtanjung berjumlah 21 siswa terdiri dari 7 siswa
laki-laki dan 14 siswa perempuan. Jenis data yang digunakan yaitu data
kualitatif dan kuantitatif. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan
teknik. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan pendekatan deep learning
dengan media interaktif assemblr edu melalui empat aspek, yaitu (a) mindful,
(b) meaningful, (c) joyful, dan (d) refleksi. (2) penerapan
pendekatan deep learning dengan media interaktif assemblr edu
terbukti dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siwa. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat dari 72,41% pada
siklus I menjadi 89,03% pada siklus III. Hasil belajar siswa juga mengalami
peningkatan, ditunjukkan oleh persentase ketuntasan belajar yang meningkat dari
69,04% pada siklus I, menjadi 78,57% pada siklus II, hingga mencapai 90,47%
pada siklus III. (3) kendala yang dihadapi yaitu: (a) rendahnya partisipasi
siswa, (b) kesulitan penggunaan media, (c) kurangnya fokus, dan (d) kebingungan
dalam menghubungkan pengalaman nyata. Solusi yang dilakukan yaitu: (a) memberikan
motivasi dan pertanyaan pemantik, (b) memberikan demonstrasi dan pendampingan
penggunaan media, (c) melakukan pengelolaan kelas yang lebih terarah, dan (d) memberikan
contoh konkret dan bimbingan refleksi. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan
pendekatan deep learning dengan media interaktif assemblr edu
berbasis augmented reality dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar
IPAS pada siswa kelas VB SD Negeri Karangtanjung.
Kata kunci: Pendekatan deep
learning, assemblr edu, motivasi, hasil belajar IPAS