Abstrak


EVALUASI INKLUSIVITAS INTERIOR GEDUNG MUSEUM KERIS NUSANTARA DI SURAKARTA


Oleh :
Manggarani Dwi Putri - C0822084 - Fak. Seni Rupa dan Desain

Museum Keris Nusantara di Surakarta merupakan fasilitas publik yang berfungsi untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya keris, yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017. Permasalahan dalam penelitian adalah untuk meninjau interior Museum Keris jika dilihat dari aspek inklusif dan mengenai elemen aksesibilitas yang tersedia di Museum Keris. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi, menganalisis, dan merekomendasikan yang sesuai, mengenai bagaimana kondisi interior Museum Keris jika ditinjau dari syarat-syarat desain inklusif. Sehingga, dapat diakses oleh semua kalangan, terutama bagi pengunjung yang memiliki kebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung, studi pustaka, serta wawancara mendalam dengan pemandu dan pengunjung dari penyandang disabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Keris telah menyediakan fasilitas dasar seperti lift dan jalur ramp, masih terdapat berbagai kekurangan dalam standar inklusivitas. Temuan utama mencakup pintu utama yang masih manual, kurangnya pegangan ramp, serta belum tersedianya ubin pemandu dan informasi dalam huruf Braille bagi penyandang disabilitas netra. Selain itu, ukuran huruf pada label informasi dinilai terlalu kecil, dan belum tersedia layanan petugas yang mampu berkomunikasi bahasa isyarat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan langkah-langkah revitalisasi yang mencakup otomatisasi pintu, pemasangan ubin pemandu, pembaruan label informasi dengan font besar dan Braille, penyediaan panduan audio digital, serta pembuatan replika keris untuk memperkaya pengalaman sensorik bagi pengunjung disabilitas.