Abstrak
Analisis Kompetensi Guru dalam Implementasi Program Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Inklusi
Oleh :
Tsalitsa Ifrocha - S032402038 - Sekolah Pascasarjana
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) menganalisis persepsi guru terhadap implementasi PPI; 2) mendeskripsikan profil kompetensi guru di sekolah inklusi; 3) menganalisis kompetensi guru dalam mengimplementasikan PPI pada mata pelajaran matematika; 4) mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru beserta solusi yang dapat diupayakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas tiga guru kelas dan dan kepala sekolah SD Negeri Nayu Barat 1 Surakarta. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model mengalir oleh Miles dan Huberman dengan uji keabsahan data melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, persepsi guru terhadap implementasi PPI bervariasi meskipun memiliki kualifikasi akademik formal yang relatif setara. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh pengalaman mengajar, dukungan profesional, dan kondisi kontekstual sekolah inklusi. Kedua, profil kompetensi guru menunjukkan bahwa PPI belum sepenuhnya dijadikan sebagai dasar perencanaan pembelajaran tertulis yang sistematis, namun guru mampu melakukan penyesuaian pembelajaran secara operasional di kelas. Ketiga, kompetensi guru dalam implementasi PPI pada pembelajaran matematika ditandai oleh praktik pembelajaran adaptif yang responsif terhadap kebutuhan siswa berkebutuhan khusus, meskipun belum terstruktur secara optimal dalam dokumen PPI formal. Keempat, penelitian ini juga mengidentifikasi kendala utama berupa keterbatasan jumlah Guru Pembimbing Khusus (GPK), tingginya beban kerja guru, keterbatasan waktu, serta tuntutan administratif sekolah. Temuan ini menegaskan bahwa implementasi PPI dalam pembelajaran matematika lebih banyak terwujud dalam praktik adaptif di kelas dibandingkan perencanaan dan dokumentasi yang sistematis, sehingga diperlukan dukungan struktural dan penguatan kompetensi guru secara berkelanjutan.