Abstrak
Evaluasi Estimasi Tarikan Kendaraan RS Dr Moewardi dengan Metode Trip Rate dan Regresi Berbasis Data Parkir
Oleh :
Bagus Arief Nurrohman - I0122040 - Fak. Teknik
Bagus Arief Nurrohman, 2026. Evaluasi Estimasi Tarikan Kendaraan RS Dr
Moewardi dengan Metode Trip Rate dan Regresi Berbasis Data Parkir.
Skripsi. Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas
Maret, Surakarta.
Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang menarik pergerakan
kendaraan dalam jumlah besar sehingga memerlukan estimasi tarikan kendaraan
yang andal untuk mendukung perencanaan transportasi dan pengelolaan parkir.
Metode Trip Generation Manual dari Institute of Transportation Engineers (ITE)
banyak digunakan untuk memperkirakan tarikan kendaraan, tetapi dikembangkan
terutama berdasarkan karakteristik fasilitas dan sistem transportasi di Amerika
Serikat dan Kanada. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi estimasi tarikan
kendaraan RS Dr Moewardi menggunakan metode trip rate ITE, persamaan regresi
ITE, dan regresi empiris berbasis data parkir, serta menilai kontribusi limpahan
parkir roda empat terhadap indikasi permintaan parkir total.
Penelitian menggunakan studi kasus kuantitatif evaluatif dengan data sekunder
berupa karakteristik fasilitas rumah sakit, kendaraan masuk dan keluar, akumulasi
parkir internal, kapasitas parkir, serta akumulasi parkir luar. Analisis ITE
menggunakan Land Use 610: Hospital dengan variabel jumlah tempat tidur, sumber
daya manusia, dan gross floor area. Regresi empiris dibentuk terpisah untuk
kendaraan roda dua dan roda empat dengan kendaraan masuk per jam sebagai
variabel terikat dan akumulasi parkir sebagai variabel bebas. Hasil estimasi
dibandingkan dengan observasi menggunakan selisih, deviasi, rasio, koefisien
determinasi, galat prediksi, diagnostik residual, dan analisis sensitivitas.
Pada jam puncak pagi tercatat 652 kendaraan masuk dan 1.242 vehicle trip ends.
Estimasi trip rate berbasis tempat tidur menghasilkan 1.184,37 kendaraan masuk
atau overestimate 81,65%, sedangkan estimasi berbasis sumber daya manusia dan
gross floor area masing-masing memiliki deviasi −28,23% dan −13,96%. Regresi
ITE berbasis tempat tidur menghasilkan deviasi 78,78%. Regresi empiris
menghasilkan R² sebesar 0,7741 untuk roda dua dan 0,8792 untuk roda empat,
dengan estimasi gabungan 523 kendaraan masuk atau deviasi −19,78%. Interpretasi
model dibatasi oleh keterkaitan matematis antarvariabel dan sensitivitas terhadap
jendela waktu. Limpahan parkir menyumbang 61,96%–70,40% terhadap indikasi
permintaan parkir roda empat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa estimasi ITE
memerlukan kalibrasi dengan data lokal dan limpahan parkir perlu dipertimbangkan
dalam evaluasi kebutuhan parkir rumah sakit.