Abstrak
Hibridisasi dan Analisis Heterosis Kedelai Varietas Argomulyo dan Devon 1 (Glycine max L)
Oleh :
Rima Tri Fatmawati - H0722143 - Fak. Pertanian
Rendahnya
produksi kedelai nasional mendorong perlunya pemuliaan tanaman. Penelitian ini
bertujuan untuk menggabungkan varietas Argomulyo dan Devon 1 untuk menghasilkan
keturunan berdaya hasil tinggi dan tahan kekeringan, serta mengevaluasi tingkat
keberhasilan persilangan dan performa generasi F1 dibanding tetuanya. Penelitian
dilaksanakan dari Juni 2025 hingga Januari 2026 di Laboratorium Pertanian UNS,
Jumantono. Persilangan menggunakan
rancangan full dialel resiprokal (Argomulyo x Devon 1 dan Devon 1 x Argomulyo).
Benih
hasil persilangan yang dihasilkan kemudian dievaluasi melalui analisis
heterosis, heterobeltiosis, dan derajat dominansi. Persentase keberhasilan pembentukan polong pada kombinasi
Devon 1 x Argomulyo (20%) lebih tinggi dibandingkan Argomulyo x Devon 1 (14%).
Pada generasi F1, karakter vegetatif (tinggi tanaman, dan jumlah cabang)
menunjukkan heterosis negatif. Sebaliknya, heterosis positif (peningkatan
performa) ditemukan pada komponen hasil keturunan F1 Argomulyo x Devon 1,
meliputi parameter umur berbunga, umur panen, jumlah polong, berat biji per
tanaman, dan berat 10 biji, kombinasi keturunan F1 Devon 1 x Argomulyo terjadi
heterosis positif pada karakter umur berbunga, umur panen, dan jumlah polong
per tanaman.