Abstrak
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Memecahkan Masalah Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV) Berdasarkan Kriteria FRISCO ditinjau dari Gaya Kognitif Kelas VIII SMP Al Islam 1 Surakarta
Oleh :
Anggi Juniarti Pertiwi - K1321012 - Fak. KIP
Penelitian kualitatif deskriptif ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil
kemampuan berpikir kritis siswa dalam memecahkan masalah SPLDV berdasarkan
kriteria FRISCO ditinjau dari gaya kognitif Field Independent (FI) dan Field
Dependent (FD). Penelitian dilaksanakan di kelas VIII SMP Al Islam 1 Surakarta
tahun ajaran 2025/2026. Melalui teknik purposive sampling berbasis hasil angket
gaya kognitif, dipilih 8 subjek penelitian yang terdiri atas 4 siswa bergaya FI dan 4
siswa bergaya FD. Data penelitian berupa hasil penyelesaian tugas dan wawancara
berbasis tugas tahap I dan tahap II. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi
waktu dengan membandingkan hasil wawancara tahap I dan tahap II, sedangkan
keabsahan temuan diperkuat melalui triangulasi sumber sebagai dasar penyusunan
simpulan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan
penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan gaya
kognitif FI menunjukkan pola berpikir konsisten dan cenderung mampu memenuhi
indikator FRISCO secara lengkap focus, reason, inference, situation, clarity, dan
overview, meskipun penjelasan prosedural pada indikator clarity masih kurang rinci.
Sebaliknya, siswa bergaya kognitif FD menunjukkan porfil berpikir kritis yang lebih
prosedural, mamppu memahami masalah dan konteks, tetapi mengalami kesulitan
dalam mengorganisasi informasi, menyusun alasan logis, mengomunikasikan
langkah penyelesaian secara sistematis, serta melakukan pengecekan kembali
terhadap hasil yang diperoleh. Temuan ini menunjukkan bahwa siswa FI cenderung
berada pada tingkat berpikir kritis yang lebih tinggi dibandingkan siswa FD,
sehingga gaya kognitif mempengaruhi profil berpikir kritis siwa dalam
memecahkan masalah SPLDV.