Abstrak


Pengaruh Keanekaragaman Jenis terhadap Cadangan Karbon pada Tegakan di Kawasan Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB)


Oleh :
Ayudya Tsabit Wahyu Redhesta - H1022012 - Fak. Pertanian

Pemanasan global yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca, terutama karbon dioksida (CO₂), menjadikan vegetasi berperan penting sebagai penyerap karbon alami (carbon sink). Kebun Raya Indrokilo Boyolali (KRIB) sebagai kawasan konservasi ex-situ dan ruang terbuka hijau memiliki keanekaragaman jenis tegakan yang berpotensi menyimpan karbon. Penelitian ini bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis tegakan, menghitung potensi cadangan karbon, serta menganalisis pengaruh keanekaragaman jenis terhadap cadangan karbon di KRIB. Penelitian menggunakan metode non-destructive sampling pada 10 plot ukur yang dibagi ke dalam tiga blok pengamatan. Data dianalisis untuk menghitung volume, kerapatan, Indeks Nilai Penting (INP), indeks keanekaragaman jenis (H’), indeks kekayaan jenis (R1), biomassa, potensi cadangan karbon, serta korelasi antara keanekaragaman jenis dan cadangan karbon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 33 jenis tegakan dengan kerapatan 1.440 individu/ha yang terdiri atas 320 individu/ha tingkat pohon, 520 individu/ha tingkat tiang, dan 600 individu/ha tingkat pancang. Berdasarkan nilai INP, jenis yang mendominasi adalah jabon (Neolamarckia cadamba). Nilai H’ pada tingkat pohon, tiang, dan pancang berturut-turut sebesar 2,46; 2,31; dan 1,65, sedangkan nilai R1 sebesar 4,32; 4,05; dan 1,84. Potensi cadangan karbon di KRIB sebesar 111,64 ton/ha dengan kontribusi terbesar berasal dari tingkat pohon (92,23 ton/ha), sedangkan jenis dengan cadangan karbon tertinggi adalah jati (Tectona grandis) sebesar 19,86 ton/ha. Analisis korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang kuat antara keanekaragaman jenis dan cadangan karbon (r = 0,667; p = 0,050).