Abstrak
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM-BASED LEARNING TERINTEGRASI SOCIO-SCIENTIFIC ISSUE BERBANTUAN PRAKTIKUM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN HASIL BELAJAR KESETIMBANGAN KIMIA SISWA KELAS XI SMAN 1 KARANGANYAR
Oleh :
Anida Faizatur Rahmah - K3322014 - Fak. KIP
Penelitian ini memiliki tujuan untuk: menganalisis pengaruh penggunaan model
pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terintegrasi Socio-Scientific Issue (SSI)
berbantuan praktikum terhadap 1) Kemampuan pemecahan masalah, 2) Hasil belajar dan
3) Kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar peserta didik kelas XI SMAN 1
Karanganyar materi kesetimbangan kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah
deskriptif kuantitatif dengan kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh
kelas XI SMAN 1 Karanganyar sebanyak tujuh kelas, dengan sampel terdiri dari dua
kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diterapkan model
PBL teintegrasi SSI, adapun kelas kontrol diterapkan model Discovery Learning. Desain
penelitian ini pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data dengan
tiga jenis instrumen, yaitu tes uraian untuk kemampuan pemecahan masalah, tes pilihan
ganda untuk hasil belajar kognitif dan hasil belajar psikomotor dengan lembar observasi.
Indikator kemampuan pemecahan masalah berdasarkan indikator menurut Polya
meliputi: memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan rencana penyelesaian,
dan memeriksa kembali. Indikator hasil belajar berdasarkan tujuan pembelajaran
kesetimbangan kimia dan taksonomi Bloom. Hasil penelitian ini yaitu: 1) model PBL
terintegrasi SSI berbantuan praktikum berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan
masalah didapatkan hasil uji Kruskal-Wallis sebesar sig. 0,006 < 0,05 dengan pencapaian
tertinggi sebesar 88,89% pada indikator memahami masalah. 2) Penerapan model
pembelajaran PBL terintegrasi SSI berbantuan praktikum berpengaruh terhadap hasil
belajar dengan pencapaian tertinggi sebesar 90,27 % pada TP peran kesetimbangan
kimia dalam industri dan 100% pada hasil belajar psikomotor 3) Penerapan model
pembelajaran PBL terintegrasi SSI berbantuan praktikum berpengaruh terhadap
kemampuan pemecahan masalah dan hasil belajar peserta didik pada materi
kesetimbangan kimia dengan hasil uji hipotesis Kruskall-Wallis H menunjukkan nilai
sig 0,001 < 0,05 sehingga membuktikan bahwa kemampuan pemecahan masalah dan
hasil belajar saling memiliki hubungan, dimana peningkatan kemampuan memahami
dan melaksanakan rencana penyelesaian turut berkontribusi terhadap pencapaian hasil
belajar pada materi kesetimbangan kimia