Abstrak


Pengaruh Model Jigsaw Menggunakan Pendekatan Deep Learning Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Pada Pembelajaran IPAS Kelas V SD Negeri Se-Gugus Majapahit


Oleh :
Zifora Putri Keyla - K7122349 - Fak. KIP

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Siswa masih menunjukkan keraguan dalam menyampaikan pendapat, bertanya, menjawab pertanyaan, serta mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa, memberikan kesempatan untuk berkolaborasi, dan membangun rasa percaya diri selama proses pembelajaran. Model Jigsaw menggunakan Pendekatan Deep Learning diterapkan pada kelas eksperimen untuk menciptakan pembelajaran yang kolaboratif, bermakna, dan berpusat pada siswa melalui kegiatan diskusi kelompok asal dan kelompok ahli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Jigsaw menggunakan Pendekatan Deep Learning terhadap kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS kelas V SD Negeri Se-Gugus Majapahit. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental design) berbentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberikan perlakuan menggunakan model Jigsaw dengan Pendekatan Deep Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kepercayaan diri menggunakan instrumen Situational Judgment Test (SJT) berupa pretest dan posttest serta observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji keseimbangan, uji hipotesis menggunakan Independent Samples t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25, serta analisis SmartPLS 4 untuk mendeskripsikan keterlaksanaan setiap sintaks model Jigsaw berdasarkan indikator kepercayaan diri siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model Jigsaw menggunakan Pendekatan Deep Learning terhadap kepercayaan diri siswa. Hal tersebut dibuktikan melalui hasil uji hipotesis yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Hasil analisis SmartPLS juga menunjukkan bahwa seluruh sintaks model Jigsaw memiliki nilai outer loading sebesar 0,700–0,952, sehingga memenuhi kriteria validitas konvergen dan mampu merepresentasikan indikator kepercayaan diri siswa dengan baik. Dengan demikian, model Jigsaw menggunakan Pendekatan Deep Learning berpengaruh positif terhadap kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar.