Abstrak
EVALUASI IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK DI KABUPATEN SRAGEN : STUDI KUALITATIF TENTANG TATA KELOLA, PENEGAKAN ATURAN, DAN KOMUNIKASI KESEHATAN
Oleh :
Meidyan Thomas Setiawan - S022502034 - Fak. Kedokteran
Latar Belakang: Kabupaten Sragen telah memiliki regulasi Kawasan Tanpa Rokok
(KTR), namun implementasinya masih menghadapi tantangan dalam tata kelola,
penegakan aturan, komunikasi kesehatan, dan kepatuhan. Penelitian ini bertujuan
mengevaluasi implementasi kebijakan KTR di Kabupaten Sragen menggunakan
pendekatan Context, Input, Process, Product (CIPP).
Subjek dan Metode: Penelitian kualitatif ini menggunakan desain embedded case
study pada lingkungan Pemerintah Kabupaten Sragen, meliputi Gedung Kantor
Terpadu dan kantor kecamatan terpilih. Informan dipilih secara purposive. Data
dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD),
observasi, dan telaah dokumen. Data dianalisis menggunakan model interaktif
Miles, Huberman, dan SaldaƱa dengan triangulasi sumber dan metode.
Hasil: Implementasi KTR didukung regulasi daerah, penerimaan aparatur, media
larangan merokok, dan pemantauan. Penegakan aturan masih didominasi
pendekatan persuasif melalui komunikasi interpersonal, pengawasan sosial, teguran
langsung, dan keteladanan pimpinan dibandingkan sanksi formal. Budaya
organisasi, norma sosial, keterlibatan pimpinan, lingkungan fisik, dan komunikasi
informal memengaruhi kepatuhan. Implementasi KTR meningkatkan kenyamanan
lingkungan kerja, tetapi kepatuhan belum merata.
Kesimpulan: Implementasi kebijakan KTR dipengaruhi oleh tata kelola,
pendekatan penegakan yang persuasif, serta komunikasi kesehatan yang masih
dominan secara interpersonal. Penguatan SOP, pengawasan, monitoring dan
evaluasi, komunikasi kesehatan berkelanjutan, serta penegakan aturan yang
proporsional diperlukan untuk meningkatkan efektivitas implementasi KTR.