Abstrak
Analisis Pengaruh ICT Index Terhadap Jumlah Borrower Peer-to-Peer Lending di Indonesia
Oleh :
Wahyu Dermawan Harahap - F0422061 - Fak. Ekonomi dan Bisnis
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ICT Index dan faktor sosial-ekonomi terhadap jumlah borrower peer-to-peer lending di Indonesia. Variabel independen yang digunakan meliputi ICT Index, PDRB per kapita, tingkat kemiskinan, inflasi, dan Indeks Pembangunan Manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk panel yang mencakup 34 provinsi di Indonesia selama periode 2020-2024, sehingga diperoleh 2.040 observasi. Data jumlah borrower diperoleh dari Otoritas Jasa Keuangan, sedangkan data ICT Index, PDRB per kapita, kemiskinan, inflasi, IPM, kepemilikan komputer, dan konsumsi listrik diperoleh dari Badan Pusat Statistik. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dan Two-Stage Least Squares untuk mengatasi potensi endogenitas pada ICT Index. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ICT Index berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah borrower P2P lending, yang mengindikasikan bahwa kesiapan infrastruktur digital merupakan prasyarat utama adopsi layanan keuangan digital. Inflasi berpengaruh positif dan signifikan pada taraf 1%, mencerminkan peningkatan kebutuhan pembiayaan alternatif pada periode tekanan ekonomi. IPM berpengaruh negatif dan signifikan pada taraf 1%, mengindikasikan mekanisme substitusi layanan keuangan di wilayah dengan kualitas sumber daya manusia tinggi. Sementara itu, PDRB per kapita dan tingkat kemiskinan tidak berpengaruh signifikan. Instrumen kepemilikan komputer dan konsumsi listrik terbukti relevan dan valid berdasarkan uji KP Wald F dan Hansen J.