Abstrak
PROSES PENDIDIKAN KARAKTER ANAK MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL DALAM KOMUNITAS HOMPIMPA SOLO
Oleh :
Zega Dwi Febryana - K8422088 - Fak. KIP
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pemahaman anak terhadap
nilai-nilai karakter (moral knowing), menganalisis sikap dan perasaan anak (moral
feeling), serta mengidentifikasi bentuk perilaku berkarakter (moral knowing) yang
berkembang melalui keterlibatan anak dalam permainan tradidional di Komunitas
Hompimpa Solo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian studi kasus. Sumber data meliputi data primer dan data sekunder, yang
diperoleh melalui wawancara mendalam dengan ketua komunitas, fasilitator
kegiatan dan orang tua anak-anak, observasi partisipatif dan dokumentasi lapangan.
Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik dan data pada
penelitian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil
penelitian menunjukkan, (1) Pada tahap moral knowing anak-anak sudah mulai
memahami aturan permainan, mengenali perilaku benar dan salah serta memahami
nilai-nilai seperti disiplin, tanggung jawab dan kerja sama melalui pengalaman
bermain secara langsung. (2) Pada tahap moral feeling, permainan tradisional
memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan empati, kepedulian dan
kepercayaan diri anak dalam berinteraksi dengan teman sebaya. (3) Pada tahap
moral action, anak-anak telah menunjukkan berbagai perilaku berkarakter seperti
menunggu giliran, berbagi, membantu teman dan meminta maaf yang telah menjadi
kebiasaan. Perilaku-perilaku positif tersebut tidak hanya muncul dalam komunitas
tetapi juga terbawa ke lingkungan rumah. Dengan demikian, Komunitas Hompimpa
Solo berhasil menjadi lembaga non-formal yang efektif dalam mendukung
pendidikan karakter anak melalui permainan tradisional secara alami,
menyenangkan dan kontekstual.