Abstrak
Implementasi Model Inquiry Terbimbing untuk Meningkatkan Keterampilan Kolaborasi Peserta Didik Kelas IV SDN Nayu Barat 1 Surakarta
Oleh :
Winda Putri Setyo Rini - K7122337 - Fak. KIP
Winda Putri Setyo Rini. K7122337. Pembimbing I: Dr. Joko Daryanto, S.Sn., M.Sn. IMPLEMENTASI MODEL INQUIRY TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI PESERTA DIDIK KELAS IV SDN NAYU BARAT 1 SURAKARTA. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Juni 2026. Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran IPAS materi perubahan wujud zat melalui penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing di kelas IV SDN Nayu Barat 1 Surakarta Tahun Ajaran 2025/2026. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian melibatkan 27 peserta didik kelas IV sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya menggunakan triangulasi sumber serta triangulasi teknik. Analisis data dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Inquiry Terbimbing mampu meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Pada kondisi awal, rata-rata keterampilan kolaborasi mencapai 58,36% dengan persentase ketuntasan klasikal sebesar 37,04%. Setelah pelaksanaan tindakan pada Siklus I, rata-rata meningkat menjadi 71,34% dan ketuntasan klasikal mencapai 70,37%. Peningkatan kembali terjadi pada Siklus II dengan rata-rata sebesar 81,29% dan ketuntasan klasikal sebesar 88,89%. Peningkatan terjadi pada seluruh aspek keterampilan kolaborasi, yaitu bekerja sama secara efektif dalam mencapai tujuan kelompok, berkontribusi aktif dan bertanggung jawab menyelesaikan tugas, berkomunikasi secara santun, menghargai perbedaan pendapat dan menunjukkan sikap empati, serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan atau kesepakatan kelompok. Hasil ini membuktikan bahwa indikator keberhasilan penelitian telah tercapai. Simpulan penelitian ini adalah implementasi model Inquiry Terbimbing dapat meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik pada pembelajaran IPAS materi perubahan wujud zat di kelas IV SDN Nayu Barat 1 Surakarta tahun ajaran 2025/2026.