Abstrak


DETERMINAN EKSPOR MANUFAKTUR INDONESIA KE NEGARA ASEAN TAHUN 2007–2022


Oleh :
Azizah Sidik - F0122040 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto (PDB), jumlah penduduk, nilai tukar, biaya transportasi, dan kinerja logistik terhadap ekspor manufaktur Indonesia ke negara-negara ASEAN periode 2007–2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan gravity model dengan metode Poisson Pseudo Maximum Likelihood (PPML). Data penelitian merupakan data panel yang mencakup Indonesia sebagai negara eksportir dan negara-negara ASEAN sebagai negara tujuan ekspor. Estimasi model dilakukan melalui model dasar dan pengembangan spesifikasi dengan memasukkan interaksi antara Logistics Performance Index (LPI) dan biaya transportasi serta year fixed effects untuk mengendalikan guncangan yang bersifat umum antarperiode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PDB negara ASEAN berpengaruh positif dan signifikan terhadap ekspor manufaktur Indonesia, sedangkan jumlah penduduk berpengaruh negatif dan signifikan. Nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor manufaktur Indonesia. Pada model dasar, biaya transportasi tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap ekspor manufaktur Indonesia. Namun, setelah memasukkan interaksi antara LPI dan biaya transportasi, biaya transportasi berpengaruh negatif dan signifikan, sedangkan interaksi antara LPI dan biaya transportasi berpengaruh positif dan signifikan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kinerja logistik Indonesia memoderasi hubungan antara biaya transportasi dan ekspor manufaktur, sehingga peningkatan kinerja logistik mengurangi besarnya pengaruh negatif biaya transportasi terhadap ekspor. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja logistik merupakan salah satu aspek penting dalam mengurangi hambatan perdagangan yang berkaitan dengan biaya transportasi dan mendukung ekspor manufaktur Indonesia ke kawasan ASEAN.