Abstrak
Desain Interior Gereja Kristen Mawar Sharon Dengan Konsep Interior Minimalis Di Kota Solo
Oleh :
Brevian Budi Santoso - C0822018 - Fak. Seni Rupa dan Desain
Perancangan
interior Gereja Kristen Mawar Sharon di Kota Solo didasarkan pada kebutuhan
akan ruang ibadah yang mampu menghadirkan atmosfer khidmat namun tetap selaras
dengan perkembangan perkembangan zaman, khususnya bagi jemaat Gereja Kristen
Mawar Sharon (GMS) di Kota Solo. GMS memerlukan perancangan interior yang tidak
hanya menekankan aspek fungsionalitas ruang dan kapasitas jemaat, tetapi juga
mampu merefleksikan nilai-nilai spiritualitas modern. Masalah utama dalam
perancangan ini terletak pada bagaimana mengoptimalkan keterbatasan ruang serta
menciptakan alur sirkulasi yang efisien tanpa mengorbankan estetika visual
gereja sebagai tempat suci. Konsep interior minimalis dipilih sebagai
pendekatan desain karena menekankan kesederhanaan bentuk, efisiensi ruang,
serta pemanfaatan elemen interior yang bersih dan teratur, sehingga mampu
menghasilkan suasana tenang dan sakral. Tujuan dari perancangan ini adalah
untuk mendesain interior Gereja Kristen Mawar Sharon Solo dengan menerapkan
konsep interior minimalis. Pemilihan konsep minimalis didasarkan pada prinsip
efisiensi bentuk, penggunaan palet warna netral, serta penekanan pada
pencahayaan yang bertujuan untuk menghilangkan gangguan visual, sehingga jemaat
dapat lebih fokus dalam beribadah. Metode perancangan yang diterapkan meliputi
tahap pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan studi
literatur mengenai standar ruang gereja, yang kemudian dianalisis untuk
menghasilkan program ruang dan skematik desain. Hasil dari perancangan ini
diharapkan dapat memberikan solusi desain yang harmonis antara aspek teknis
akustik, tata cahaya, dan estetika minimalis. Fokus desain mencakup area ibadah utama, lobi, serta area pendukung lainnya dengan mengedepankan kejujuran
material dan detail yang bersih. Dengan adanya desain interior yang baru ini,
Gereja Kristen Mawar Sharon di Kota Solo diharapkan memiliki identitas visual
yang kuat, memberikan kenyamanan termal dan spasial bagi pengguna, serta mampu
mendukung aktivitas liturgi secara optimal dalam balutan atmosfer yang tenang
dan modern.