Abstrak
Optimasi Desain Flange Coupling pada Sistem Transmisi Mesin Pencetak Briket dengan Metode Elemen Hingga
Oleh :
Muhammad Arif Nugroho - I0422081 - Fak. Teknik
Peningkatan
volume limbah biomassa, khususnya serbuk kayu hasil industri mebel dan
penggergajian, mendorong pengembangan mesin pencetak briket sebagai alternatif
pemanfaatan limbah yang bernilai ekonomis dan ramah lingkungan. Pada sistem
transmisi mesin pencetak briket, flange coupling berperan penting dalam
meneruskan torsi dari gearbox menuju poros screw. Dalam
penelitian ini digunakan gearbox WPA 70 dengan output shaft berdiameter 28
mm yang dihubungkan dengan poros screw berdiameter 25 mm menggunakan rigid
flange coupling. Perbedaan diameter poros tersebut berpotensi menimbulkan
konsentrasi tegangan pada area hub, pasak, dan sambungan baut sehingga
diperlukan analisis kekuatan struktur untuk memastikan keamanan desain terhadap
beban operasional. Tugas akhir ini bertujuan merancang dan menganalisis
kekuatan flange coupling menggunakan metode elemen hingga (Finite
Element Method/FEM) melalui perangkat lunak ANSYS. Analisis dilakukan
terhadap distribusi tegangan equivalent, tegangan geser, dan faktor keamanan
pada komponen utama coupling dengan tiga variasi desain berdasarkan
perubahan diameter flange, Pitch Circle Diameter (PCD) dan ukuran baut.
Hasil simulasi menunjukkan bahwa perubahan tegangan paling signifikan terjadi
pada area hubungan baut akibat transfer torsi dan perubahan penampang geometri.
Seluruh variasi masih berada di bawah batas kekuatan material. Variasi 2
dipilih sebagai desain akhir karena menunjukkan desain yang masih memenuhi
standar keamanan dan desain paling optimal sehingga dipilih sebagai desain akhir.
Penelitian ini menunjukkan bahwa variasi PCD dan ukuran baut berpengaruh
terhadap distribusi tegangan dan keandalan sistem transmisi pada mesin pencetak
briket.