Perkembangan komunitas BookTok di TikTok telah mengubah cara pengguna memperoleh informasi dan rekomendasi buku. Konten ulasan buku tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga berpotensi memengaruhi minat pembelian audiens. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Kredibilitas Kreator, Relevansi Pesan, Electronic Word of Mouth (e-WOM), dan Persepsi Harga terhadap Minat Pembelian Buku pada konten ulasan akun TikTok @velsjournal. Penelitian menggunakan Elaboration Likelihood Model (ELM), dengan Relevansi Pesan dan Persepsi Harga sebagai representasi central route, serta Kredibilitas Kreator dan e-WOM sebagai peripheral route. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 pengikut @velsjournal yang memenuhi kriteria penelitian. Sampel dipilih melalui purposive sampling dan data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model menjelaskan 45,7% variasi Minat Pembelian Buku (R² = 0,457) dengan kemampuan prediktif yang baik (Q² = 0,421). Relevansi Pesan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Pembelian Buku (β = 0,368; p = 0,001), sedangkan Kredibilitas Kreator, e-WOM, dan Persepsi Harga tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa minat pembelian pengikut @velsjournal lebih dipengaruhi oleh relevansi pesan dalam konten dibandingkan karakteristik kreator, interaksi antar pengguna, maupun persepsi harga. Hasil penelitian turut memperkuat penerapan ELM, khususnya central route, dalam menjelaskan pembentukan minat pembelian melalui evaluasi terhadap pesan yang diterima.