Abstrak


Analisis Praktik Pengajaran Guru Pada Struktur Pengelompokan Kelas KKO dan Reguler di SMAN 4 Surakarta


Oleh :
Daniswara Rifansa Al Rafi - K8422017 - Fak. KIP

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis praktik pengajaran guru pada struktur pengelompokan kelas KKO dan reguler di SMA Negeri 4 Surakarta, serta mendeskripsikan pengalaman belajar siswa yang terbentuk dari praktik pengajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan 2 siswa KKO dan 3 siswa reguler, observasi non partisipatif dengan melihat pembelajaran secara langsung di kelas KKO dan reguler serta dokumentasi yakni dengan melihat beberapa dokumen seperti rancangan pembelajaran dan juga absensi.Validitas data menggunakan triangulasi teknik dan sumber. Data pada penelitian dianalitis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman sehingga menghasilkan data praktik pengajaran guru pada kelas KKO lebih banyak ditandai oleh penyesuaian pembelajaran karena kehadiran siswa, kesiapan belajar, jadwal latihan, pertandingan, dan kondisi fisik siswa sebagai atlet. Sementara itu, praktik pengajaran guru pada kelas reguler cenderung lebih stabil, runtut, dan berkelanjutan. Pengalaman belajar siswa KKO terbentuk sebagai pengalaman belajar yang fleksibel, tetapi belum selalu utuh, terutama dalam pemahaman materi, keterlibatan aktif, praktik langsung, review, dan pendampingan belajar. Pada kelas reguler, pengalaman belajar siswa lebih banyak terbentuk melalui pembelajaran yang teratur, aktivitas yang variatif, interaksi akademik, dan penguatan pemahaman. Temuan ini sejalan dengan teori Keeping Track Jeannie Oakes yang menjelaskan bahwa struktur pengelompokan kelas dapat membentuk praktik pengajaran, kesempatan belajar, dan pengalaman belajar siswa secara berbeda. Oleh karena itu persoalan utama bukan terletak pada keberadaan kelas KKO, melainkan pada pembelajaran yang tetap memberikan kesempatan dan pengalaman belajar yang setara bagi seluruh siswa.