Abstrak
Pengaruh Cara Aplikasi Pupuk Fosfat dan Dosis Mikoriza Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine Max L.)
Oleh :
Salsabila Nela Afrida - H0722150 - Fak. Pertanian
Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas pangan penting dengan
permintaan yang terus meningkat, namun produksi relatif rendah. Hal itu
disebabkan oleh berkurangnya luas lahan pertanian dan pemanfaatan lahan
marginal yang di dominasi tanah Alfisol. Tanah Alfisol memiliki ketersediaan fosfor
(P) yang rendah karena unsur P mudah terikat oleh Al dan Fe, sehingga sulit
diserap oleh tanaman. Fosfor merupakan unsur hara esensial yang berperan
dalam pertumbuhan dan pembentukan hasil tanaman. Penggunaan mikoriza
diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan dan serapan P melalui perluasan
daerah perakaran. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan interaksi pada kombinasi cara aplikasi pupuk fosfat dan dosis
mikoriza yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai, serta
mendapatkan cara aplikasi pupuk fosfat dan dosis mikoriza yang dapat
meningkatkan pertumbuhan dan hasil kedelai. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2025–Januari 2026 di
Laboratorium Pertanian UNS yang berlokasi di Jumantono, Karanganyar. Metode
penelitian menggunakan rancangan lingkungan RAL (Rancangan Acak Lengkap)
dengan rancangan perlakuan faktorial 3 x 4, yang terdiri dari 2 faktor, faktor
pertama cara aplikasi pupuk fosfat dan faktor kedua dosis mikoriza. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (Analysis of
Variance). Apabila perlakuan berpengaruh nyata, dilakukan uji lanjut DMRT
(Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf ???? 5% dan uji korelasi Pearson untuk
mengetahui hubungan antar peubah pengamatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pada cara aplikasi pupuk
fosfat padat, 35 mesh, dibenam dengan dosis mikoriza 3,75 g mampu
meningkatkan tinggi tanaman kedelai pada umur 5 MST. Cara aplikasi pupuk fosfat
padat, 35 mesh, dibenam mampu meningkatkan jumlah buku kedelai. Dosis
mikoriza 3,75 g mampu meningkatkan tinggi tanaman kedelai pada umur 5 MST,
bobot segar brangkasan, dan bobot kering brangkasan.