Abstrak


Pengaruh Faktor Makroekonomi dan Pandemi COVID-19 terhadap Non-Performing Loan pada Peer-To-Peer Lending di Indonesia


Oleh :
Qistin Afifah - F0122121 - Fak. Ekonomi dan Bisnis

Perkembangan industri financial technology khususnya peer-to-peer (P2P) lending di Indonesia, menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun demikian, perkembangan tersebut juga disertai peningkatan risiko kredit yang tercermin melalui tingkat Non-Performing Loan (NPL). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor-faktor makroekonomi, yaitu inflasi, nilai tukar, dan Produk Domestik Bruto (PDB), serta dampak pandemi COVID-19 terhadap NPL P2P lending di Indonesia selama periode kuartal I 2018 hingga kuartal III 2025. Analisis dilakukan menggunakan metode Autoregressive Distributed Lag (ARDL) yang memungkinkan pengamatan hubungan jangka pendek dan jangka panjang secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, variabel nilai tukar berpengaruh negatif dan signifikan terhadap NPL P2P lending, sedangkan variabel PDB dan dummy COVID-19 berpengaruh positif dan signifikan. Dalam jangka pendek, nilai tukar dan dummy COVID-19 berpengaruh positif dan signifikan terhadap NPL, sementara PDB berpengaruh negatif dan signifikan. Adapun variabel inflasi tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek. Perbedaan arah pengaruh antara jangka pendek dan jangka panjang mengindikasikan adanya mekanisme penyesuaian dinamis dalam perilaku NPL P2P lending terhadap perubahan kondisi makroekonomi.