Abstrak


Pengaruh Pemberian Kombinasi Jus Wortel (Daucus carota L.) dan Bit (Beta vulgaris L.) terhadap Kadar Malondialdehida dan Gambaran Histopatologi Kolon Tikus (Rattus norvegicus) yang Diinduksi Loperamide


Oleh :
Gabriel Reyna Dewani - M0422037 - Fak. MIPA

Konstipasi merupakan gangguan yang ditandai dengan kesulitan buang air besar dan peningkatan waktu transit usus. Kondisi ini dapat disebabkan oleh rendahnya asupan serat, kekurangan cairan, serta penggunaan obat-obatan seperti loperamide yang menghambat motilitas usus dan dapat memicu stres oksidatif yang ditunjukkan oleh peningkatan kadar malondialdehida (MDA). Bahan alami, khususnya wortel (Daucus carota L.) dan bit (Beta vulgaris L.), berpotensi digunakan sebagai alternatif karena kaya akan serat, antioksidan, dan senyawa antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus kombinasi wortel dan bit terhadap kadar MDA dan gambaran histopatologi kolon pada tikus yang diinduksi loperamide. Tikus (Rattus norvegicus) yang diinduksi loperamide HCl dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (laktulosa), serta tiga kelompok perlakuan yang diberikan jus kombinasi wortel dan bit dengan konsentrasi 30%, 60%, dan 100%. Pengamatan histopatologi dilakukan pada preparat irisan melintang kolon yang dibuat dengan metode parafin dan pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE), kemudian dianalisis menggunakan skoring histopatologi jaringan kolon. Pengukuran kadar MDA dilakukan menggunakan metode Thiobarbituric Acid Reactive Substances (TBARS) secara spektrofotometri. Data kadar MDA dan skor histopatologi dianalisis menggunakan uji One-way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Tukey HSD apabila terdapat perbedaan yang signifikan (p < 0>