Abstrak
INOVASI BROWNIES CHIPS NON TERIGU BERBAHAN MOCAF-SORGUM DENGAN TOPPING BIJI WIJEN SEBAGAI SNACK FUNGSIONAL
Oleh :
Arnisa Azzurin Zahra - V1823013 - Sekolah Vokasi
Produk yang dikembangkan
dalam penelitian ini adalah brownies chips non terigu berbahan dasar
tepung mocaf (Modified Cassava Flour) dan tepung sorgum dengan
penambahan topping biji wijen (Sesamum indicum L.) sebagai inovasi
cemilan fungsional kaya serat pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
proses produksi brownies chips, menentukan formulasi terbaik berdasarkan
uji organoleptik, menganalisis karakteristik kimia produk (khususnya
peningkatan serat), menilai kesesuaian mutu terhadap Standar Nasional Indonesia
(SNI) biskuit, serta menganalisis kelayakan usahanya. Tahapan produksi meliputi
pelelehan coklat dan margarin, pencampuran telur dan gula, pengayakan tepung
mocaf dan sorgum, pencetakan adonan tipis (±2 mm), penaburan biji wijen,
pemanggangan tahap pertama (170°C, 20 menit), pemotongan (3x3 cm), pemanggangan
tahap kedua (170°C, 5 menit), pendinginan, serta pengemasan dalam standing
pouch alumunium foil. Hasil uji organoleptik menggunakan metode
perbandingan jamak terhadap 35 panelis tidak terlatih menunjukkan bahwa
formulasi F2 (proporsi tepung sorgum 50% : tepung mocaf 50%) menjadi formulasi
yang paling disukai secara keseluruhan dengan overall score 3,83.
Analisis kimia pada formulasi F2 menunjukkan bahwa keunggulan utama produk
terletak pada kadar serat pangan total sebesar 6,18%, yang mengalami
peningkatan signifikan dibandingkan dengan kontrol terigu (3,75%).
Karakteristik kimia lainnya mencakup kadar air sebesar 1,59%, kadar abu 1,45%,
kadar lemak 23,87%, kadar protein 4,04%, dan kadar karbohidrat 61,95%. Sebagian
besar parameter kimia produk telah memenuhi standar mutu biskuit (SNI 2973:2022
/ SNI 01-2973-2022), meskipun kadar protein sedikit berada di bawah ambang
batas minimal (min. 4,5%) akibat rendahnya protein pada tepung mocaf.
Berdasarkan analisis kelayakan finansial, usaha pembuatan brownies chips
kaya serat ini dinyatakan layak untuk dijalankan dan dikembangkan secara
ekonomi. Memiliki kapasitas produksi 2.700 kemasan/bulan, dengan HPP Rp6.702,
dengan keuntungan 46% didapatian harga jual produk sebesar Rp10.000/kemasan
dengan isi brownies chips 40 gram/kemasan.