Abstrak
Analisis Penilaian Produk Cacat Mangkok Two-tone Menggunakan Pendekatan Net Realizable Value (NRV) Pada PT X
Oleh :
Anisa Riskia Dwi Utomo - V3823005 - Sekolah Vokasi
Penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis penanganan produk cacat mangkok two-tone yang masih memiliki nilai
ekonomis serta menghitung Net Realizable
Value (NRV) sebagai dasar penilaian persediaan produk cacat pada PT X
sesuai dengan ketentuan PSAK 14 tentang Persediaan. Produk cacat yang masih
dapat diperbaiki dan dipasarkan kembali tetap memiliki manfaat ekonomi sehingga
memerlukan penilaian yang tepat agar nilai persediaan yang disajikan tidak
melebihi manfaat ekonomi yang dapat direalisasikan. Penelitian ini menggunakan
metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan
bagian Quality Control (QC), bagian pemasaran,
dan akuntansi karena memiliki pengetahuan serta keterlibatan langsung terhadap
penanganan produk cacat dan penilaian persediaan. Analisis data menggunakan
model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta
penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT X melakukan
penanganan produk cacat melalui proses identifikasi, pengelompokan berdasarkan
tingkat kecacatan, serta rework
menggunakan metode repair dan metode
gerinda terhadap produk yang masih layak diperbaiki. Namun, PT X belum
menerapkan pendekatan Net Realizable Value (NRV) dalam penilaian persediaan
produk cacat, melainkan hanya menetapkan harga jual produk cacat yang digunakan
sebagai acuan dalam penjualan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa Net Realizable Value (NRV) produk cacat
sebesar Rp1.833 per unit untuk metode repair
dan Rp2.333 per unit untuk metode gerinda, sedangkan biaya perolehan sebesar
Rp10.056 per unit. Karena nilai Net
Realizable Value (NRV) lebih rendah dibandingkan biaya perolehan, maka
sesuai PSAK 14 persediaan produk cacat seharusnya diukur menggunakan Net Realizable Value (NRV). Penelitian
ini merekomendasikan penerapan Net
Realizable Value (NRV) sebagai dasar penilaian persediaan produk cacat yang
masih memiliki nilai ekonomis agar nilai persediaan yang disajikan lebih andal
dan sesuai dengan ketentuan PSAK 14.