Abstrak
Analisis Perubahan Kebijakan Desa Tangguh Bencana (Studi Dokumen Perka BNPB Nomor 1 Tahun 2012 dan Peraturan BNPB Nomor 7 Tahun 2025 dalam Perspektif Adaptive Governance)
Oleh :
Astri Nariswari - D0119021 - Fak. ISIP
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko bencana di Indonesia sertaperubahan regulasi Desa Tangguh Bencana (Destana) melalui pencabutan PerkaBNPB Nomor 1 Tahun 2012 dan penggantiannya dengan Peraturan BNPB Nomor7 Tahun 2025. Penelitian ini bertujuan menjelaskan perubahan substansi kebijakanDestana serta menganalisisnya dari perspektif adaptive governance. Kajian inimenggunakan teori substansi kebijakan Grindle (1980) yang memuat enam elemenisi kebijakan dan teori adaptive governance Djalante et al.. (2011) yang mencakupinstitusi polisentris dan berlapis, partisipasi dan kolaborasi, organisasi mandiri danjaringan, serta pembelajaran dan inovasi. Penelitian ini merupakan penelitiankualitatif dengan jenis studi dokumen. Data dikumpulkan melalui studidokumentasi terhadap kedua regulasi dengan dukungan SNI 8357:2024, kemudiandianalisis menggunakan analisis konten dan divalidasi melalui persistentobservation. Hasil penelitian menunjukkan perubahan substansi pada keenamelemen Grindle, di antaranya perluasan kelompok sasaran, penguatan kelembagaanpelaksana, dan kejelasan komitmen sumber daya. Ditinjau dari adaptivegovernance, regulasi baru memperlihatkan penguatan tata kelola multi-level,kolaborasi antaraktor yang lebih setara, jejaring formal antar desa berbasis kawasanrisiko, serta pembelajaran terstruktur melalui evaluasi berkala dan sistem informasisatu data. Penelitian menyimpulkan bahwa Peraturan BNPB Nomor 7 Tahun 2025mencerminkan pergeseran menuju tata kelola bencana yang lebih adaptif.