Abstrak


Inovasi Kue Semprong Substitusi Tepung Talas Beneng dengan Bubuk Cengkeh sebagai Cita Rasa


Oleh :
Saharani Indri Astuti - V1823063 - Sekolah Vokasi

Kue semprong merupakan salah satu makanan tradisional Indonesia yang memiliki tekstur renyah dan banyak digemari masyarakat. Penggunaan tepung beras sebagai bahan Utama menghasilkan produk dengan kandungan serat yang reltif rendah. Oleh karena itu, dilakukan inovasi produk melalui substitusi tepung talas beneng pada kue semprong untuk meningkatkan nilai serat pada produk serta memanfaatkan potensi bahan pangan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang proses pembuatan, menentukan formulasi terbaik, mengetahui karakteristik sensoris dan kimia, dan menganalisis kelayakan ekonomi kue semprong substitusi tepung talas beneng dengan penambahan bubuk cengkeh. Formulasi kue semprong yang digunakan terdiri dari tiga perlakuan, yaitu F1 (60 % Tepung Beras : 40 % Tepung Talas Beneng), F2 (40% Tepung Beras : 60 % Tepung Talas Beneng), dan F3 (20 % Tepung Beras : 80 % Tepung Talas Beneng). Proses pembuatan kue semprong meliputi pencampuran bahan, pencetakan menggunakan cetakan semprong, pemanggangan, penggulungan, pendinginan, dan pengemasan. Evaluasi produk dilakukan menggunakan uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, tekstur, dan overall, serta analisis kimia meliputi kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, dan kadar karbohidrat, pengujian nilai fungsional berupa kandungan serat pangan dan analisis kelayakan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi F1 dengan substitusi talas beneng sebesar 40% menjadi formulasi yang memperoleh tingkat kesukaan paling disukai oleh panelis. Produk terpilih memiliki kadar air 4.3±0.147, kadar abu 0,09±0,013, kadar protein 4,38±0,048, kadar lemak 16,2±0,366, kadar karbohidrat 74,90±0,099 dan serat pangan 2,34±0,084. Berdasarkan hasil analisis ekonomi produk kue semprong substitusi tepung talas beneng dengan penambahan bubuk cengkeh layak dijalankan karena diperoleh B/C Ratio sebesar 1,47. Selain itu, usaha ini mempunyai NPV sebesar Rp 559,282,315.17 yang diproyeksi selama 5 tahun ke depan dengan tingkat diskonto 9% dan IRR 184%.