Abstrak
Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Melalui Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Polokarto Tahun Ajaran 2025/2026
Oleh :
Oktavia Berlian Purnama - K4422057 - Fak. KIP
Oktavia Berlian Purnama. K4422057.
Pembimbing: Dr. Hieronymus Purwanta., M.A. INTERNALISASI NILAI-NILAI
KARAKTER MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA NEGERI 1 POLOKARTO TAHUN AJARAN
2025/2026. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,
Universitas Sebelas Maret, Juli 2026.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) pemahaman
guru sejarah mengenai internalisasi penanaman nilai-nilai karakter di SMAN 1
Polokarto, (2) perencanaan pembelajaran sejarah untuk menanamkan karakter di
SMAN 1 Polokarto, (3) pelaksanaan pembelajaran sejarah untuk menanamkan
karakter di SMAN 1 Polokarto, serta (4) evaluasi pembelajaran sejarah untuk
menanamkan karakter di SMAN 1 Polokarto.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif
dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian ini menggunakan sumber
primer meliputi informan: guru sejarah, guru bimbingan dan konseling dan
peserta didik, sumber sekunder berupa buku, jurnal, dan dokumen. Teknik
pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan purposive sampling.
Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara, analisis
dokumen dan observasi. Teknik validitas data menggunakan triangulasi metode dan
sumber data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat
disimpulkan bahwa: (1) guru sejarah menunjukkan pemahaman yang baik mengenai
internalisasi nilai karakter yang tercermin pada dokumen perencanaan
pembelajaran serta diinternalisasikan secara tersirat maupun eksplisit selama
proses pembelajaran berlangsung. (2) perencanaan internalisasi nilai karakter
dilakukan dengan merencanakan secara berjenjang dari kebijakan sekolah hingga
pemberlajaran di kelas yang terintegrasi pada tujuan, materi, metode dan
penilaian, meskipun dalam modul ajar masih dominan pada tujuan kognitif
sehingga konsistensi tujuan afektif masih perlu diperkuat. (3) pelaksanaan
internalisasi nilai karakter terintegrasi dengan baik pada setiap tahapan
pembelajaran melalui bonding, diskusi dan penguatan rasa hormat,
tanggung jawab, serta kerja sama dengan strategi pembelajaran sebagai faktor utama
keberhasilannya. (4) evaluasi berupa internalisasi nilai karakter yang didukung
oleh lingkungan moral sekolah dan program sekolah, pergaulan di luar sekolah
menjadi faktor utama penghambat serta evaluasi dalam pembelajaran dilakukan
dengan berkelanjutan mencakup akademik, metode dan sikap yang akan
ditindaklanjuti bersama wali kelas, guru bk dan orang tua. Kata
kunci: internalisasi, nilai karakter,
pembelajaran sejarah